Pelan tapi Pasti, Indonesia Segera Kuasai Freeport

Jum'at, 12 Januari 2018 - 19:09 WIB
Pelan tapi Pasti, Indonesia...
Pelan tapi Pasti, Indonesia Segera Kuasai Freeport
A A A
JAKARTA - Pemerintahan Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Jokowi-JK) masih semangat untuk menguasai seluruh saham PT Freeport Indonesia (PTFI). Pelan tapi pasti, pemerintah terus berjuang agar Indonesia khususnya tanah Papua bisa kembali mendapatkan hak yang telah kuasai perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu.

(Baca: Inalum dan Pemerintah Sepakat Ambil Divestasi Saham Freeport )

Sejak 1967 Freeport menikmati kekayaan alam di Papua dengan leluasa. Royalti dan penerimaan pajak yang kecil seakan jadi tamparan keras bagi Indonesia.

Setelah lebih dari 50 tahun berlalu, kabut gelap tersebut perlahan hilang. Pemerintah secara tegas akan mengambil alih Freeport dengan menguasai divestasi saham sebesar 51%.

Adalah PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) yang diberikan tugas untuk menyerap divestasi saham Freeport bersama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika.

Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin mengatakan, ketiganya akan bersatu mengambil alih Freeport. "Inalum sebagai holding tambang, yang penting kita akan kerja sama dengan Pemprov, Pemkab masuk bersama ke perusahaan (Freeport). Ini supaya tak pecah kepemilikan, supaya total kepemilikan Indonesia mayoritas," ujarnya di Jakarta, Jumat (12/1/2018).

(Baca: Papua Dapat Jatah 10% Saham Freeport )

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani juga meminta Inalum bekerja keras untuk dapat mengambil saham Freeport. Apalagi, setelah adanya penandatanganan perjanjian antara pemerintah pusat, Pemprov Papua, Pemkab Mimika dan Inalum tentang pengambilan saham divestasi Freeport.

"Kita minta PT Inalum agar terus bekerja dalam proses divestasi agar seluruh paket perjanjian selesai secara profesional dan jaga prinsip good corporate governance. Sehingga, ini dapat dipertanggungjawabkan," tuturnya.

Menurut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, sangat penting bagi Indonesia untuk bisa mengambil alih Freeport. Selain menjadi tonggak sejarah baru, juga agar keseluruhan sumber daya alam (SDA) di Papua bisa dikelola secara mandiri dan transparan.

"Sejarah penting bagi Indonesia. Keseluruhan proses ambil alih divestasi harus diawasi di dalam pengelolaan sumber daya alam secara transparan," tutur Sri Mulyani.

Tak ketinggalan, Gubernur Papua Lukas Enembe juga sudah menyiapkan amunisi untuk menembus tubuh Freeport. Secara bersama-sama, Pemprov Papua dan Pemkab Mimika sudah membentuk BUMD yang akan mengambil alih saham Freeport. "Sudah, sudah ada. Namanya, PT Papua Divestasi Mandiri," ujar Lukas.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
7 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
7 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
8 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
9 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
9 jam yang lalu
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
9 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved