Kontribusi Koperasi ke PDB Ditargetkan Capai 6% di 2019

Jum'at, 19 Januari 2018 - 20:01 WIB
Kontribusi Koperasi...
Kontribusi Koperasi ke PDB Ditargetkan Capai 6% di 2019
A A A
SURABAYA - Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menargetkan kontribusi koperasi terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional mencapai 6% di tahun 2019.

"Saya optimistis itu bisa tercapai. Kami akan terus menggulirkan program strategis dan konkret, seperti pelatihan perkoperasian," kata Puspayoga saat membuka Program Pelatihan Manajemen Organisasi dan Pengelolaan Koperasi bagi Koperasi Aisyiyah di Surabaya, Jumat (19/1/2018).

Puspayoga mencontohkan pelatihan yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan pengelola koperasi baik itu pengurus, pengawas, manajer, hingga anggota. "Manajemen koperasi harus bagus dan modern serta profesional. Hal itu akan berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi," tegasnya.

Puspayoga mengatakan, bila kontribusi koperasi ke PDB terus meningkat, maka hal itu akan menghasilkan pertumbuhan ekonomi dengan pemerataan kesejahteraan.

Sementara itu, Deputi Bidang Pemberdayaan SDM Kemenkop dan UKM Prakoso BS menjelaskan, latar belakang pelatihan tersebut adalah keberadaan lembaga ekonomi, khususnya koperasi di bawah naungan organisasi Aisyiyah, baik koperasi primer di setiap kabupaten/kota, sekunder, dan induk koperasi, cukup banyak.

"Namun, koperasi tersebut belum dikelola seluruhnya sesuai dengan prinsip koperasi. Khususnya partisipasi anggota, serta pengelolaannya, masih perlu penyesuaian khususnya dengan manajemen modern," kata Prakoso.

Prakoso mengatakan, pelatihan yang diikuti 300 orang perempuan anggota Aisyiyah lebih memfokuskan pada pelatihan perkoperasian dan kewirausahaan. Menyangkut kewirausahaan, Prakoso menekankan pentingnya perempuan khususnya anggota Aisyiyah untuk menekuni sebuah usaha.

"Dengan berwirausaha para perempuan akan mampu membantu ekonomi keluarga, yang pada ujungnya akan meningkatkan kesejahteraan keluarga anggota Aisyiyah," kata Prakoso.

Ketua Umum Pengurus Pusat Aisyiyah Muhammadiyah Hj Siti Noordjannah Djohantini meyakini dan optimistis program-program pemberdayaan ekonomi perempuan anggota Aisyiyah yang bersinergi dengan Kemenkop dan UKM akan terus ditingkatkan.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkop Teten Masduki...
Menkop Teten Masduki Dorong Kualitas Kerajinan Kulit Khas Garut agar Sejajar dengan Brand Italia
Pernyataan Shadow Banking...
Pernyataan Shadow Banking Jadi Polemik, Ini Penjelasan Kemenkop UKM
Itikad Baik Pendiri...
Itikad Baik Pendiri Jadi Solusi Penuntasan Persoalan Koperasi Indosurya
Ditawari Modal Koperasi...
Ditawari Modal Koperasi Rp2 Miliar, Peternak Sapi di Lampung Happy
Bantuan Likuiditas bagi...
Bantuan Likuiditas bagi Koperasi Saat Pandemi Disepakati Pemerintah
Hindari Penumpang Gelap...
Hindari Penumpang Gelap di Koperasi, KemenKop UKM Turunkan Tim Pengawas
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
2 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
3 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved