Tarif PPnBM Dikurangi, Ekspor Sedan Diharapkan Meningkat

Minggu, 11 Februari 2018 - 18:30 WIB
Tarif PPnBM Dikurangi,...
Tarif PPnBM Dikurangi, Ekspor Sedan Diharapkan Meningkat
A A A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah mengusulkan kepada Kementerian Keuangan mengenai revisi perpajakan agar sedan tidak dimasukkan lagi ke dalam kategori kendaraan mewah. Draf usulan tersebut telah dikirimkan dari tahun lalu dan diharapkan bisa dirampungkan Kemenkeu di kuartal pertama tahun ini.

"Kami ingin merevisi struktur perpajakan industri automotif, termasuk Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Kami berharap untuk sedan tidak lagi jadi barang mewah," ucap Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto seperti dikutip dari laman resmi Kemenperin, Minggu (11/2/2018).

Menperin berharap, dengan dikeluarkannya sedan dari kategori barang mewah, produsen automotif nasional akan semakin banyak memproduksi jenis kendaraan ini untuk kebutuhan pasar ekspor.
"Salah satu sasarannya adalah Australia, karena pabrik mobilnya di sana sudah banyak tutup. Nah, ini kesempatan yang bagus bagi Indonesia untuk masuk di pasar Australia," paparnya.

Dia menambahkan, jika tarif PPnBM sedan bisa diturunkan dan setara dengan produk mobil jenis lain, harga jualnya pun akan lebih terjangkau untuk pasar Indonesia. Saat ini, sedan kecil dengan kapasitas mesin 1.500 cc dikenakan PPnBM 30%. Sedangkan jenis mobil lainnya, seperti mobil penumpang serbaguna (MPV) dengan kapasitas mesin yang sama, hanya dikenakan PPnBM 10%.

Sebelumnya, Sekjen Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara menegaskan, kebijakan revisi PPnBM sedan secara lebih luas bisa memacu industri automotif untuk mengembangkan fasilitas produksi sedan. Dalam jangka pendek, menurutnya kebijakan baru atas PPnBM itu tidak terasa, tetapi dalam jangka panjang akan sangat bermanfaat. "Kebijakan itu tentu memberikan dukungan positif kepada industri untuk bertumbuh," tuturnya seperti dikutip KORAN SINDO.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inovatif dalam Teknologi,...
Inovatif dalam Teknologi, 11 Perusahaan Raih Penghargaan Rintek
Menperin Turun Langsung...
Menperin Turun Langsung Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pabrik Makanan Ini
Gelar Inovasi Produk...
Gelar Inovasi Produk dan Kompetisi Barista: Kemenperin Perkenalkan Susu Kacang Mede Lokal Pertama di Indonesia
Kemenperin Buka 971...
Kemenperin Buka 971 Formasi CPNS, Dari Tenaga Teknis hingga Kesehatan
PPnBM DTP Diperpanjang,...
PPnBM DTP Diperpanjang, Menperin Harapkan Berdampak pada Peningkatan PMI
Harga Gas Diusulkan...
Harga Gas Diusulkan Naik di Atas USD6 per MMBTU
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap 14 Negara...
Daftar Lengkap 14 Negara yang Diancam Tarif Baru Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved