Wall Street Melanjutkan Kemenangan Empat Hari Beruntun
Kamis, 15 Februari 2018 - 09:19 WIB
Wall Street Melanjutkan Kemenangan Empat Hari Beruntun
A
A
A
NEW YORK - Pasar saham Amerika Serikat alias Wall Street naik tajam pada penutupan Rabu waktu setempat, merupakan kenaikan empat hari beruntun berkat saham perbankan dan teknologi membawa indeks lebih tinggi. Selain itu, kuatnya data inflasi bulan Januari melampaui perkiraan.
Melansir CNBC, Kamis (15/2/2018), indeks Dow Jones ditutup menguat 253,04 poin menjadi 24.893,49 setelah jatuh sebanyak 150 poin di awal perdagangan. Goldman Sachs memberikan kontribusi terbesar dengan naik 2,8%. Indeks membukukan kemenangan beruntun terpanjang sejak 5 Januari 2018.
S&P 500 naik 1,3% menjadi 2.698,63, dengan sektor keuangan dan teknologi meningkat lebih 1,5%. Bank of America, JP Morgan Chase, Citigroup dan Morgan Stanley diperdagangkan lebih tinggi. Sektor keuangan memiliki hari terbaik sejak 28 November 2017. Indeks Nasdaq naik 1,9% menjadi 7.143,62, karena saham Facebook, Amazon, Netflix dan Alphabet menguat.
"Pasar menguat karena ekonomi berjalan dengan baik," kata Ryan Detrick, ahli strategi pasar senior di LPL Financial. Hal ini ditopang oleh indeks harga konsumen yang naik 0,5% pada Januari. Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan kenaikan sebesar 0,3%. Catatan lainnya, imbal hasil (yield) 10 tahun melonjak lebih tinggi selama empat tahun, yaitu di atas 2,91%.
Melansir CNBC, Kamis (15/2/2018), indeks Dow Jones ditutup menguat 253,04 poin menjadi 24.893,49 setelah jatuh sebanyak 150 poin di awal perdagangan. Goldman Sachs memberikan kontribusi terbesar dengan naik 2,8%. Indeks membukukan kemenangan beruntun terpanjang sejak 5 Januari 2018.
S&P 500 naik 1,3% menjadi 2.698,63, dengan sektor keuangan dan teknologi meningkat lebih 1,5%. Bank of America, JP Morgan Chase, Citigroup dan Morgan Stanley diperdagangkan lebih tinggi. Sektor keuangan memiliki hari terbaik sejak 28 November 2017. Indeks Nasdaq naik 1,9% menjadi 7.143,62, karena saham Facebook, Amazon, Netflix dan Alphabet menguat.
"Pasar menguat karena ekonomi berjalan dengan baik," kata Ryan Detrick, ahli strategi pasar senior di LPL Financial. Hal ini ditopang oleh indeks harga konsumen yang naik 0,5% pada Januari. Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan kenaikan sebesar 0,3%. Catatan lainnya, imbal hasil (yield) 10 tahun melonjak lebih tinggi selama empat tahun, yaitu di atas 2,91%.
(ven)
Lihat Juga :