Periskop

Memikat Konsumen dengan Diskon

loading...
Memikat Konsumen dengan Diskon
Memikat Konsumen dengan Diskon
JIKA pada saat ini kita datang ke sejumlah mal atau pusat ritel lainnya, pasti akan sering membaca berbagai informasi tentang diskon. Khususnya pada berbagai produk yang terkait dengan perayaan Imlek. Misalkan saja stiker dekorasi dan pohon meihua. Kondisi serupa tersaji ketika kita berkunjung ke mal pada saat bulan Ramadan atau menjelang perayaan Natal.

Diakui atau tidak, diskon yang diberikan perusahaan ritel tersebut cukup membantu masyarakat, khususnya menengah ke bawah, dalam mempersiapkan perayaan spesial demikian. Tidak mengherankan kalau saat ada diskon besar-besaran di toko modern, banyak anggota masyarakat yang datang dan membeli berbagai kebutuhannya.

Sekjen Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Solihin mengatakan, diskon yang diberikan toko ritel modern ditujukan untuk menaikkan omzet penjualan perusahaan. Terutama ketika terjadi pelambatan penjualan di toko ritel. Strategi itu biasa dan kerap dilakukan pada periode tertentu oleh perusahaan ritel di Tanah Air. "Mungkin bukan hanya di Indonesia, perusahaan ritel di negara lain juga melakukannya," ucap Solihin saat dihubungi.

Biasanya produk yang didiskon disesuaikan dengan tema dan kebutuhan masyarakat pada saat itu. Misalkan saja ketika bulan Ramadan, perusahaan ritel modern akan mendiskon beberapa item produk makanan, minuman, baju hingga berbagai bahan membuat kue lebaran.



Strategi itu berulang kali berhasil meningkatkan ketertarikan masyarakat untuk membeli. Produk lain yang tidak ada kaitannya dengan tema diskon tidak mengalami perubahan harga. Kalau mau hitung-hitungan, sebenarnya jumlah item produk yang didiskon relatif lebih kecil bila dibandingkan dengan jumlah produk yang dijual pada ritel modern.

(Baca juga: Konsumen Offline Pentingkan Brand, Pembeli Online Lebih Rasional)

Misalkan saja pada sebuah minimarket, biasanya maksimal hanya 5% item barang dari 4.000 item produk yang dijual. Kalau ternyata konsumen datang ke sebuah ritel modern karena ingin mendapatkan diskon, itu artinya perusahaan ritel modern tersebut berhasil dalam aktivitas promosi dan marketingnya.



Program diskon tidak akan berhasil jika perusahaan ritel modern tidak mendapatkan dukungan dari prinsipal atau produsen dari barang yang dijual. Sebab, jika tidak, hal itu bisa mengurangi pendapatan perusahaan ritel modern. Tentunya hal demikian tidak diharapkan perusahaan ritel modern.
halaman ke-1 dari 2
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top