Dow Jones Mendaki Ditopang Saham Energi Saat Nasdaq Jatuh

Jum'at, 23 Februari 2018 - 08:05 WIB
Dow Jones Mendaki Ditopang...
Dow Jones Mendaki Ditopang Saham Energi Saat Nasdaq Jatuh
A A A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan kemarin waktu setempat, Kamis ditutup variatif dengan Dow Jones dan indeks S&P melaju positif untuk menghentikan pergerakan negatif dalam dua sesi. Penguatan ini didukung lonjakan saham energi serta industrial, sementara Nasdaq kehilangan pijakan.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (23/2/2018) peningkatan terjadi di tengah kekhawatiran soal kapan suku bunga acuan AS akan kembali diputuskan naik oleh Federal Reserve atau Bank Sentral. Harapan tersebut sedikit berkurang oleh komentar Presiden Fed St Louis James Bullard, yang menyatakan keprihatinan bahwa kenaikan dalam waktu dekat bisa mengubah Kebijakan pengetatan Fed.

Keuntungan beberapa perusahaan memudar, namun indeks utama berakhir cukup baik ketika investor cenderung hati-hati terkait ketidakpastian soal suku bungan acuan AS alias Fed rate. "Saya belum agresif dalam membeli saham sampai ada kejelasan gambaran soal suku bunga, dan mungkin melakukannya di tingkat yang lebih tinggi, itu hanya akan menciptakan masalah bagi ekuitas," ujar Michael O'Rourke, kepala pasar strategi di JonesTrading di Greenwich, Connecticut.

Keprihatinan atas kenaikan suku bunga telah membuat Wall Street akhir-akhir ini bergerak bergelombang, dan saham tersandung pada hari Rabu setelah pengumuman risalah pertemuan Januari the Federal Reserve menunjukkan pembuat kebijakan lebih percaya diri soal kebutuhan mengerek suku bunga.

Sebagian besar pelaku pasar masih mengharapkan Fed untuk meningkatkan tingkat suku bunga tiga kali tahun ini, dimulai dengan pertemuan berikutnya pada bulan Maret. Meskipun banyak analis berharap pasar saham mampu menyerap peningkatan selama data ekonomi tetap mendukung dan laju peningkatan bertahap.

Tercatat Dow Jones Industrial Average naik 164,7 poin atau 0,66% ke level 24.962,48 dan indeks S & P 500 memperoleh tambahan poin 2,63 yang setara 0,10% menjadi 2.703,96. Sedangkan komposit Nasdaq turun 8,14 poin atau 0.11% di posisi 7.210,09.

Beberapa sektor saham yang mengalami kenaikan di antaranya saham industri meningkat 0,59% dipimpin keuntungan Quanta Layanan Inc (PWR. N) sebesar 3,04% setelah hasil triwulanan dan peningkatan 3,34% United Technologies Corp (UTX. N). Di sisi lain saham energi yang bertambah 1,08% juga membantu memberi dorongan untuk indeks S&P.

Saham Chesapeake Energi Corp (CHK. N) naik 21,67% untuk menjadi kenaikan persentase harian terbesar sejak April 2016, setelah laporan perusahaan triwulanan dan outlook. Volume perdagangan bursa saham AS mencapai 6,81 miliar saham atau masih lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata 8,44 miliar dalam 20 sesi perdagangan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
3 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
13 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
13 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
14 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
14 jam yang lalu
Infografis
5 Manfaat Makan Kurma...
5 Manfaat Makan Kurma Saat Sahur dan Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved