Tarif Listrik dan BBM Tak Naik Cara Pemerintah Menjaga Daya Beli

Rabu, 07 Maret 2018 - 16:09 WIB
Tarif Listrik dan BBM...
Tarif Listrik dan BBM Tak Naik Cara Pemerintah Menjaga Daya Beli
A A A
JAKARTA - Kebijakan pemerintah untuk menjaga tarif listrik dan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi tidak naik sampai tahun 2019, diterangkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan yakni sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat. Meski demikian, Ia menekankan siap berkonsultasi dengan Komisi VII DPR-RI soal tarif listrik dan harga BBM tersebut.

"Komisi VII juga sudah mendukung tarif listrik dan BBM bersubsidi tidak naik sampai tahun 2019. Namun demikian hal ini nantinya masih akan dikonsultasikan dengan DPR,” ujar Menteri ESDM Jonan dalam diskusi hari ini di Jakarta, Rabu (7/3/2018).

Lebih lanjut Ia mengemukakan, khusus menyangkut kebijakan di bidang ketenagalistrikan selain tidak ada kenaikan tarif tenaga listrik (TTL). Ada juga pembangunan transmisi di Indonesia Timur sampai tahun 2027 yang disesuaikan dengan kebutuhan listrik. “Karena itu pemerintah tidak hanya berbicara dari rasio elektrifikasi, tetapi juga affordable (terjangkau) dari sisi masyarakat,” sambungnya.

Kementerian ESDM sendiri memasang target pemerataan kelistrikan nasional (rasio elektrifikasi) mencapai 99,9% hingga 2019, mendatang. Target tersebut lebih tinggi dari yang dicanangkan sebelumnya 97,5%. Tercatat ada lebih dari 10.000 desa yang perlu diperluas jaringan listriknya dan kemudian terdapat 2.500 desa yang sama sekali belum teraliri listrik.

Ditambahkan saat ini rasio elektrifikasi dipusatkan ke daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Namun pemerataan itu dinilai harus pula disertai dengan tarif listrik yang terjangkau masyarakat. Hal tersebut diwujudkan pemerintah dengan menetapkan tarif listrik untuk semua golongan pelanggan yang tidak mengalami perubahan hingga 2019.

Tahun lalu Menteri Jonan mengatakan, target rasio elektrifikasi 92,75%. Sedangkan realisasinya 95,35% atau melebihi target sekitar 4%. “Saya yakin kalau speed-nya manajemen PLN tetap begini mestinya lebih. Karena target nasional di akhir 2019 hanya 97,5% tetapi direvisi di 99,9%, kita coba itu," tegas Menteri Jonan.

"Sesuai pesan Bapak Presiden (Joko Widodo), energi harus menggunakan sila kelima yaitu berkeadilan sosial. Sebab di tahun-tahun lalu, pemerintah fokus kepada produsen, sehingga tahun ini lebih fokus kepada konsumen,” paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Oktober Tidak Ada Kenaikan Tarif Listrik
Pemerintah Memberi Sinyal...
Pemerintah Memberi Sinyal Tarif Listrik Bakal Naik
Penurunan Harga BBM...
Penurunan Harga BBM Masih Terganjal Formula Kementerian ESDM
Dirjen Migas ESDM Senggol...
Dirjen Migas ESDM Senggol Vivo, Akun Sosial Media Kementerian ESDM Digeruduk Netizen
Harga Pertalite Bisa...
Harga Pertalite Bisa Saja Turun, Kementerian ESDM Ungkap Syaratnya
Siap-siap, Menteri ESDM...
Siap-siap, Menteri ESDM Beri Sinyal Tarif Listrik Bakal Naik
Berita Terkini
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
18 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
54 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
1 jam yang lalu
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
1 jam yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
2 jam yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
2 jam yang lalu
Infografis
Bakal Naik, Ini Daftar...
Bakal Naik, Ini Daftar Tarif Tol Jakarta-Cikampek dan MBZ
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved