Impor Furnitur, Anomali di Pasar Domestik

Senin, 19 Maret 2018 - 16:40 WIB
Impor Furnitur, Anomali...
Impor Furnitur, Anomali di Pasar Domestik
A A A
IKEA sepertinya mulai menikmati gurihnya bisnis ritel furnitur di Tanah Air. Buktinya, mereka akan membangun kembali satu gerainya di kawasan, Cakung, Jakarta Timur. Jika itu terwujud, IKEA akan memiliki dua gerai. Satunya lagi berlokasi di daerah Alam Sutera, Tangerang Selatan, Banten.

Tidak cuma membangun gerai baru, ritel furnitur asal Swedia yang berada di bawah naungan PT Hero Supermarket Tbk. ini juga akan membuka distribution point di beberapa wilayah, yaitu Bogor, Bekasi, dan Surabaya. Pertimbangannya, selama ini banyak permintaan datang dari luar kota yang masuk ke gerai IKEA.

Bisnis ritel furnitur IKEA memang menjanjikan. Berkat IKEA, PT Hero bertahan dari terpaan kerugian yang lebih besar. Tahun lalu ketika Hero didera kerugian Rp191 miliar, IKEA bersama Guardian menyumbang pertumbuhan penjualan sebesar 10% menjadi Rp2,17 triliun. Bayangkan kalau tak ada kontribusi dari IKEA, bisa-bisa Hero tenggelam dalam kerugian yang lebih besar lagi.

Daya tarik IKEA memang luar biasa. Semenjak berdiri pada Oktober 2014, tercatat IKEA sudah dikunjungi oleh 7,9 juta orang. Sementara, jumlah pengunjung laman IKEA sendiri hingga akhir September 2017 mencapai 5,4 juta orang.

Gerai IKEA yang berkonsep one building membuat langkahnya agak lamban bila dibandingkan dengan para kompetitor asingnya yang mengusung konsep store. JYSK, ritel furnitur asal Denmark —yang sama-sama hadir pada 2014— telah memiliki sebelas gerai. Tahun ini, mereka terus melakukan ekspansi dengan menambah jumlah gerainya hingga menjadi 22 unit.

Bertumbuhnya gerai ritel furnitur asing cepat atau lamban mengancam eksistensi produk furnitur lokal. Bagaimana langkah untuk melindungi produk dalam negeri? Simak laporan selengkapnya di Majalah SINDO Weekly Edisi 03-07 Tahun 2018 yang terbit Senin (19/3/2018) hari ini.
(amm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Industri Furniture Plastik...
Industri Furniture Plastik Indonesia Berkembang Pesat dengan Inovasi dan Desain Baru
Usai Garap Pasar AS,...
Usai Garap Pasar AS, Sohnne Siap Pasarkan Furnitur Indonesia ke Luar Negeri
Jualan Kursi hingga...
Jualan Kursi hingga Ekspor, Chitose Cetak Peningkatan Laba di Kuartal III
AS Pasar Utama Ekspor...
AS Pasar Utama Ekspor Mebel Indonesia, Tarif Terbaru Trump Bisa Berdampak Buruk
Ekspor Furnitur Indonesia...
Ekspor Furnitur Indonesia Masih Keok oleh Malaysia, Apalagi Vietnam
Perkuat Industri Furnitur,...
Perkuat Industri Furnitur, IFEX 2025 Menumbuhkan Optimistis
Berita Terkini
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
11 menit yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
45 menit yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
1 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
1 jam yang lalu
Perluas Akses Pembiayaan...
Perluas Akses Pembiayaan EV, Mandiri Auto Deals 2026 Tawarkan Pengalaman Menarik
1 jam yang lalu
Pemerintah NSW Beri...
Pemerintah NSW Beri Jalur Cepat Proyek Sydney Senilai Rp25 T Besutan Iwan Sunito
2 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved