Dow Jones Untung 650 Poin Karena Perang Dagang Mereda

Selasa, 27 Maret 2018 - 09:35 WIB
Dow Jones Untung 650...
Dow Jones Untung 650 Poin Karena Perang Dagang Mereda
A A A
NEW YORK - Pasar saham Amerika Serikat alias Wall Street ditutup naik tajam pada hari Senin waktu setempat, karena ketegangan perang dagang antara AS dan China tampak berkurang.

Melansir CNBC, Selasa (27/3/2018), indeks Dow Jones melonjak 669,40 poin menjadi 24.202.60, dengan saham Microsoft berkinerja terbaik dalam indeks. Ini merupakan satu hari terbesar sejak Agustus 2015. S&P 500 naik 2,7% ditutup menjadi 2.658,55, dengan saham teknologi dan keuangan menguat tinggi. Nasdaq naik 3,3% menjadi 7.220,54 dengan kenaikan saham Apple dan Amazon.

Ketegangan perdagangan AS dan China mereda, di mana Financial Times melaporkan China telah menawarkan untuk membeli lebih banyak semikonduktor dari AS untuk membantu memangkas surplus perdagangan. Alhasil saham Qualcomm dan Intel AS masing-masing naik 4,6% dan 6,3%.

The Wall Street Journal juga melaporkan bahwa pejabat AS dan China bekerja untuk meningkatkan akses AS ke pasar China. "Para penanam modal mengatakan perang dagang tidak ada untungnya dan oleh karena itu mereka sangat tidak ingin," kata Jeremy Klein, kepala strategi pasar di FBN Securities.

Secara khusus, kata Jeremy, Presiden AS Donald Trump melakukan perang dagang hanya ingin memenuhi janji kampanye. Sementara China hanya akan memberlakukan tindakan balasan untuk menenangkan warganya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
12 menit yang lalu
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
16 menit yang lalu
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
1 jam yang lalu
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
1 jam yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
2 jam yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
3 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved