Pemerintah Pastikan Utang Negara Dikelola dengan Baik

Rabu, 28 Maret 2018 - 17:07 WIB
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Utang Negara Dikelola dengan Baik
A A A
JAKARTA - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan terus mengelola utang negara dengan baik dan profesional. Hal ini menanggapi pernyataan sejumlah pihak yang menyatakan utang Indonesia sudah terlalu tinggi hingga mencapai Rp4.034,80 triliun tahun ini.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu Suahasil Nazara mengatakan, pemerintah mengelola utang dengan menjaga agar jatuh temponya tidak menjadi beban di masa depan. Selain itu, pemerintah juga selalu mengikuti arahan undang-undang (UU) di mana stok utang tidak boleh melebihi 60% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

"Sekarang utang pemerintah masih di bawah 30%. Setiap tahun dijaga lagi defisit APBN enggak boleh lebih dari 3%," katanya di Gedung BI, Jakarta, Rabu (28/3/2018).

Selain itu, pemerintah juga mengurangi utang dengan mata uang asing yang risikonya jauh lebih tinggi. Sebab, pada masa Orde Baru utang pemerintah Indonesia mayoritas atau sekitar 95% adalah mata uang asing.

"Kalau kita tahu dulu zaman Orde Baru utang kita itu mayoritas di atas 95% dalam mata uang asing. Risikonya sangat tinggi. Kemudian kita mikir kalau utang dalam rupiah maka akan lebih kecil risikonya apabila ada gejolak nilai tukar," imbuh dia.

Tak hanya itu, sambung Suahasil, pihaknya juga terus berkomunikasi intensif dengan pemilik utang baik di dalam maupun luar negeri. Utang yang dilakukan pemerintah pun dipastikan untuk kegiatan produktif.

"Kami juga menjaga kepercayaan market, jaga konsistensi, koherensi dan fokus. Sehingga terlihat ekonomi dari tahun ke tahun menunjukan perbaikan. Kami sangat terbuka dalam pengelolaan APBN dan utang, bisa dikritisi dan diperbaiki. Lihat juga digunakan untuk apa kegiatan yang produktif," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Biayai Covid-19, Surat...
Biayai Covid-19, Surat Utang Negara Laku Terjual Rp18 Triliun
Sri Mulyani Tunda Terbitkan...
Sri Mulyani Tunda Terbitkan Pandemic Bonds
Pemerintah Terbitkan...
Pemerintah Terbitkan Surat Utang Rp62 Triliun untuk Biaya Covid-19
Mantap! The Power of...
Mantap! The Power of Emak-Emak Ikut Borong Pembelian Surat Utang Negara
Laris Manis! Lelang...
Laris Manis! Lelang Surat Utang Negara Tembus Rp69,95 Triliun
Dana Segar Rp22 Triliun...
Dana Segar Rp22 Triliun Dikantongi Pemerintah dari Hasil Lelang 7 Surat Utang
Berita Terkini
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
1 jam yang lalu
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
1 jam yang lalu
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
2 jam yang lalu
JTrust Bank Gandeng...
JTrust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko Dukung Pembinaan Atlet Nasional
2 jam yang lalu
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
2 jam yang lalu
Fuad Bawazier Sebut...
Fuad Bawazier Sebut Pembiayaan Lewat SBN Berisiko Perbesar Beban Fiskal
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved