Jelang Ramadan, APEGTI Siap Stabilkan Harga Gula

Jum'at, 30 Maret 2018 - 19:35 WIB
Jelang Ramadan, APEGTI...
Jelang Ramadan, APEGTI Siap Stabilkan Harga Gula
A A A
JAKARTA - Menjelang Ramadan, harga sejumlah kebutuhan pokok, seperti gula perlahan merangkak naik. Hal ini mengundang perhatian sejumlah pihak. Menaggapi hal tersebut, Asosiasi Pengusaha Gula dan terigu Indonesia (APEGTI) menyatakan siap membantu pemerintah menstabilkan harga.

"Bulan Ramadan dan Lebaran kebutuhannya tidak sama dengan bulan bulan lain. Masyarakat bikin kue atau buat minuman yang manis akan pakai gula. Tapi kalau soal stok pemerintah dan APEGTI sudah siap mengamankan," ujar Ketua Umum Apegti, Sy Usman Almuthahar di keterangan persnya, Jumat (30/3/2018).

Sayang, soal harga yang ditetapkan pemerintah yakni Rp12.500 per kilogram, Usman tidak bisa menjamin hal itu. Sebab, banyak ‘pemain’ gula yang membuat harga gula menjadi mahal. "Kalau anggota kami sepakat harga sesuai yang ditetapkan pemerintah. Tapi sekarang saja di supermarket masih banyak yang menjual di atas Rp12.500 per kilogram. Itu pengusaha yang nakal," katanya lagi.

Namun ia yakin pemerintah sudah paham dengan 'permainan' segilintir pengusaha gula namun punya kemampuan memainkan harga. "Pemerintah pasti sudah menyiapkan berbagai cara untuk mengatasi hal ini. Dari pembentukan Satgas dan operasi pasar," katanya.

Usman mengatakan, APEGTI selalu berkomitmen membantu pemerintah dalam mengawasi dan menjaga stabilitas harga gula.

"Salah satu program utama APEGTI adalah membantu pemerintah dalam hal mengawasi dan menjaga stabilitas harga gula. Untuk itu kami bertekad mengawasi dan menjaga stabilitas harga gula nasional," katanya.

Ditegaskan Usman, ketersediaan gula masih tergolong cukup untuk stok di Indonesia. Pemerintah, kata dia, telah menjaga ketersedian gula karena gula menjadi ketahanan pangan nasional.

"Masih cukup, tidak ada sejarahnya tidak cukup. Hanya saja ada yang 'main' dari spekulan seakan-akan barang tidak ada," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Izin Impor Gula 500...
Izin Impor Gula 500 Ribu Ton Dasarnya Nafsu Belaka, Bukan Data
Stabilkan Harga Gula...
Stabilkan Harga Gula Konsumsi, Operasi Pasar Digelar di Solo
Hati-hati, Tuntut Impor...
Hati-hati, Tuntut Impor Raw Sugar Berdalih Kepentingan Petani dan UKM
Harga Gula Melambung...
Harga Gula Melambung Tinggi, IGN Gelar Operasi Pasar
Petani Tebu Merasa Pahit...
Petani Tebu Merasa Pahit dengan Kebijakan HET Gula
Neraca Gula RI Defisit...
Neraca Gula RI Defisit Terus Hingga Jadi Pengimpor Terbesar, Pakar: Ada Masalah Tata Niaga
Berita Terkini
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
17 menit yang lalu
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
45 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Percepat Distribusi Pertalite 19 SPBU di Bogor
1 jam yang lalu
Rombak Aturan, Purbaya...
Rombak Aturan, Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor Senjata hingga Anjing Pelacak
1 jam yang lalu
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
2 jam yang lalu
Sinergi BSI dan BPJS...
Sinergi BSI dan BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja
11 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved