IHSG Sesi I Jaga Tren Positif di Level 6.226, Rupiah Membaik
Senin, 02 April 2018 - 12:34 WIB
IHSG Sesi I Jaga Tren Positif di Level 6.226, Rupiah Membaik
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I perdagangan hari ini terus mencoba untuk pulih untuk meneruskan tren positif sejak sesi pembukaan pagi. Pulihnya mata uang Garuda mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang bertahan di zona hijau.
Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.750/USD atau lebih baik dari posisi penutupan sebelum libur panjang Paskah di level Rp13.760/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.738-Rp13.760/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini bertengger pada level Rp13.757/USD atau tercatat mulai meningkat dibandingkan tengah pekan kemarin pada posisi Rp13.766/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.736-Rp13.764/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan dengan perbaikan pada level Rp13.750/USD. Posisi ini cenderung menguat dari posisi sebelumnya di level Rp13.756/USD.
Di sisi lain IHSG pada sesi I perdagangan semakin kokoh dengan tambahan 37,01 poin atau 0,60% menjadi 6.226,00 sedangkan tadi pagi bursa Tanah Air dibuka menguat ke level 6.199,74 dengan kenaikan 10,75 poin yang setara 0,17%. Kemarin, IHSG ditutup melompat 48,15 poin atau 0,78% ke posisi 6.188,99.
Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan siang ini mayoritas bergerak pada jalur hijau. Kenaikan tertinggi dicetak sektor aneka industri yang meningkat 1,75% diikuti consumer 1,53%. Sedangkan sektor yang melemah terdalam yaitu perkebunan hingga mencapai minus 1,06%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,98 miliar dengan 4,22 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp1,883 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp945,35 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp943,46 miliar. Tercatat 226 saham naik, 146 turun dan 107 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Astra International Tbk. (ASII) serta PT Jaya Trishindo Tbk (HELI). Sementara saham-saham yang melemah yakni PT BISI International Tbk. (BISI), PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) dan PT Panasia Indo Resources Tbk. (HDTX).
Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.750/USD atau lebih baik dari posisi penutupan sebelum libur panjang Paskah di level Rp13.760/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.738-Rp13.760/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini bertengger pada level Rp13.757/USD atau tercatat mulai meningkat dibandingkan tengah pekan kemarin pada posisi Rp13.766/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.736-Rp13.764/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan dengan perbaikan pada level Rp13.750/USD. Posisi ini cenderung menguat dari posisi sebelumnya di level Rp13.756/USD.
Di sisi lain IHSG pada sesi I perdagangan semakin kokoh dengan tambahan 37,01 poin atau 0,60% menjadi 6.226,00 sedangkan tadi pagi bursa Tanah Air dibuka menguat ke level 6.199,74 dengan kenaikan 10,75 poin yang setara 0,17%. Kemarin, IHSG ditutup melompat 48,15 poin atau 0,78% ke posisi 6.188,99.
Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan siang ini mayoritas bergerak pada jalur hijau. Kenaikan tertinggi dicetak sektor aneka industri yang meningkat 1,75% diikuti consumer 1,53%. Sedangkan sektor yang melemah terdalam yaitu perkebunan hingga mencapai minus 1,06%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,98 miliar dengan 4,22 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp1,883 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp945,35 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp943,46 miliar. Tercatat 226 saham naik, 146 turun dan 107 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Astra International Tbk. (ASII) serta PT Jaya Trishindo Tbk (HELI). Sementara saham-saham yang melemah yakni PT BISI International Tbk. (BISI), PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) dan PT Panasia Indo Resources Tbk. (HDTX).
(akr)
Lihat Juga :