IPCM Alokasikan Rp248 Miliar Beli Empat Kapal Tunda
Senin, 02 April 2018 - 23:01 WIB
IPCM Alokasikan Rp248 Miliar Beli Empat Kapal Tunda
A
A
A
JAKARTA - PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) berencana melakukan ekspansi dengan mengalokasikan dana sebesar Rp248 miliar untuk membeli empat unit kapal pada tahun ini.
Direktur Operasi dan Komersial Jasa Armada Supardi menyampaikan, perusahaan menggunakan dana dari pencatatan saham perdana (initial public offering/IPO) dalam aksi korporasi ini.
"Dana Rp248 miliar untuk empat kapal pakai dana IPO, kan 90% (dana IPO) untuk investasi. Jadi, dana IPO belum dipakai karena untuk pengadaan kapal, sudah ada fisik, tes mesin, baru pembayaran pertama," ujarnya di Jakarta, Senin (2/4/2018).
Supardi mengungkapkan, keempat kapal tunda dengan sistem azimuth stern drive (ASD) tersebut direncanakan akan tiba pada akhir tahun ini. "Akhir tahun (tiba), kapal lainnya bisa sewa atau kerja sama. Kuncinya kita dapat pelimpahan," katanya.
Menurut Supardi, jika perusahaan sudah dapat pelimpahan jasa pandu tunda kapal maka penyediaan armada tidak harus beli, bisa juga sewa. "Kapal enggak harus sediakan kapal sendiri. Kita sediakan SDM, kru," pungkasnya.
Adapun total kapal yang dioperasikan Jasa Armada Indonesia sampai saat ini berjumlah 72 unit. Sebanyak 23 unit kapal merupakan milik sendiri, dan sisanya 49 unit kapal dari leasing.
Direktur Operasi dan Komersial Jasa Armada Supardi menyampaikan, perusahaan menggunakan dana dari pencatatan saham perdana (initial public offering/IPO) dalam aksi korporasi ini.
"Dana Rp248 miliar untuk empat kapal pakai dana IPO, kan 90% (dana IPO) untuk investasi. Jadi, dana IPO belum dipakai karena untuk pengadaan kapal, sudah ada fisik, tes mesin, baru pembayaran pertama," ujarnya di Jakarta, Senin (2/4/2018).
Supardi mengungkapkan, keempat kapal tunda dengan sistem azimuth stern drive (ASD) tersebut direncanakan akan tiba pada akhir tahun ini. "Akhir tahun (tiba), kapal lainnya bisa sewa atau kerja sama. Kuncinya kita dapat pelimpahan," katanya.
Menurut Supardi, jika perusahaan sudah dapat pelimpahan jasa pandu tunda kapal maka penyediaan armada tidak harus beli, bisa juga sewa. "Kapal enggak harus sediakan kapal sendiri. Kita sediakan SDM, kru," pungkasnya.
Adapun total kapal yang dioperasikan Jasa Armada Indonesia sampai saat ini berjumlah 72 unit. Sebanyak 23 unit kapal merupakan milik sendiri, dan sisanya 49 unit kapal dari leasing.
(fjo)
Lihat Juga :