Enggar Bakal Fasilitasi Produk Napi untuk Diekspor

Selasa, 03 April 2018 - 22:34 WIB
Enggar Bakal Fasilitasi...
Enggar Bakal Fasilitasi Produk Napi untuk Diekspor
A A A
JAKARTA - Menjadi narapidana bukan berarti masa depan seseorang harus berakhir. Mereka dapat berkarya untuk membuat produk-produk kerajinan. Beragam produk yang mereka hasilkan pun, diantaranya layak disandingkan dengan berbagai produk unggulan yang bermutu tinggi.

Karena itu, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia menggelar pameran produk unggulan para narapidana bertajuk Product Show The Masterpiece Of Indonesia Prison Ethnic.

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengatakan bakal membantu produk buatan narapidana agar bisa diekspor ke luar negeri. Seperti produk tenun ikat, pajangan kupu-kupu, kain canting batik, lampu batok kelapa, sepatu hotel, mebel, dan lain-lain.

"Kita akan meningkatkan nilai ekonomi barang-barang buatan para narapidana di Lapas, agar warga binaan bisa memamerkan produknya yang tidak kalah dengan yang dihasilkan industri-industri lain," ujar Enggartiasto di Kemenperin, Jakarta, Selasa (3/4/2018).

Bahkan Enggar akan mendorong produk buatan narapidana diekspor ke mancanegara. Nantinya Kemendag akan memberikan lapak khusus untuk produk olahan Lapas di acara pameran-pameran.

"Kami nanti akan kerja sama dengan maket place agar membantu listing produk dari para warga binaan lapas," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Hukum dan Ham Yasonna Laoly mengatakan, produk kerajinan para narapidana di Indonesia sudah banyak di ekspor. Produk tersebut tembus ke pasar Eropa, Korea Selatan (Korsel), dan Jepang.

"Ini kerja sama kita dengan Menteri Perindustrian dan Menteri Perdagangan dalam rangka memasarkan produk-produk warga binaan. Diharapkan warga binaan dapat pengakuan dari masyarakat, mereka memang benar melakukan salah, makanya ditempatkan di dalam proses pembinaan. Tapi mereka manusia warga Indonesia dan anak bangsa yang dapat berkontribusi secara positif," tukasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
Platform Digital Jadi...
Platform Digital Jadi Kunci Produk RI Menerobos Celah ke Pasar China
Pacu Ekspor Produk Pangan...
Pacu Ekspor Produk Pangan Olahan Indonesia ke Afrika
Mendag Dorong Produk...
Mendag Dorong Produk Lokal Mendunia Saat Pandemi
Agus Suparmanto Ajak...
Agus Suparmanto Ajak Masyarakat Dukung Produk Dalam Negeri
Ekpor Produk Pangan...
Ekpor Produk Pangan Olahan Indonesia Paling Laris ke Puerto Rico
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
3 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
3 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
3 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
4 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
5 jam yang lalu
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
5 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved