Kemenkop dan UKM Perkuat Kelembagaan KUD Sawit

Rabu, 11 April 2018 - 05:01 WIB
Kemenkop dan UKM Perkuat...
Kemenkop dan UKM Perkuat Kelembagaan KUD Sawit
A A A
JAKARTA - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) terus memperkuat kelembagaan petani sawit yang tergabung dalam Koperasi Unit Desa (KUD).

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram mengatakan, Kementerian Koperasi dan UKM sangat peduli untuk turut menjaga industri perkebunan kelapa sawit di Indonesia secara berkelanjutan. Pasalnya, potensi ekonomi dari sawit nasional itu sangat besar.

"Apalagi, dari sekitar 14,03 juta hektare perkebunan kelapa sawit yang ada, 40% diantaranya merupakan perkebunan rakyat. Di mana mayoritas petaninya merupakan anggota koperasi," ujarnya dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (10/4/2018).

Agus melanjutkan, pemerintah sangat terbantu dengan adanya kerja sama antara petani Inti dengan plasma binaannya, seperti yang dilakukan Asian Agri. "Terlebih lagi, itu sesuai dengan program Nawacita yang salah satunya mengamanatkan pembangunan dari mulai desa-desa. Oleh karena itu, Kemenkop dan UKM akan terus membenahi dan memperkuat institusi koperasi yang ada di pedesaan di seluruh Indonesia," tuturnya.

Dia mengakui saat ini banyak koperasi atau KUD yang dalam pembiayaannya berasal dari swadaya para anggotanya, tidak lagi dari bantuan pemerintah. Namun bukan berarti pemerintah tidak hadir di sana dalam membangun KUD di daerah-daerah perkebunan.

"Kita memiliki program pembiayaan seperti kredit usaha rakyat atau KUR dan dana bergulir dari LPDB KUMKM dengan bunga yang sangat murah. Saya berharap para petani sawit bisa memanfaatkan program tersebut," imbuhnya.

Agus juga berharap KUD-KUD kelapa sawit yang ada di Riau dan Jambi untuk segera memperkuat sektor usahanya melalui kemajuan teknologi atau IT. "Dengan IT, para petani bisa memonitoring pergerakan harga sawit dunia, kualitas produk, hingga memonitor persaingan di pasar," imbuhnya.

Agus menambahkan, kondisi Koperasi Unit Desa (KUD) saat ini sudah berbeda jauh dengan masa lalu sejak bergulirnya program revitalisasi KUD. Saat ini, banyak KUD sudah memiliki pengurus yang profesional dan berdedikasi tinggi yang berujung pada peningkatan kinerja KUD secara menyeluruh.

"Terbukti, saat ini, ada sekitar 72 KUD di Riau dan Jambi beranggotakan 30.000 petani yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit yang melakukan kerjasama Inti Plasma dengan perusahaan besar Asian Agri. Usaha besar mau kerjasama dengan koperasi karena koperasinya baik dan bagus," jelasnya.

Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian Bambang mengatakan, pihaknya akan terus mendorong program strategis seperti penertiban status lahan petani kelapa sawit dan sertifikasi tanah kebun-kebun kelapa sawit milik rakyat. "Kita juga membantu memperkuat kelembagaan petani dan juga memfasilitasi pendirian koperasi bagi petani sawit," ujarnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemenkop UKM Dorong...
Kemenkop UKM Dorong Subang Jadi Kawasan Industri Olahan Nanas
Koperasi Didorong Masuk...
Koperasi Didorong Masuk dalam Rantai Pasok Industri Manufaktur
Upaya Mengapresiasi...
Upaya Mengapresiasi Kontribusi Industri Properti terhadap UMKM
Menteri Teten Dorong...
Menteri Teten Dorong Industri Furnitur Lokal Bidik Pasar Ekspor
Kemenkop UMKM Berikan...
Kemenkop UMKM Berikan Standardisasi dan Sertifikasi Gratis bagi Produk KUMKM
Menkop UKM Tekankan...
Menkop UKM Tekankan Pertumbuhan Usaha Mikro Tak Boleh Stagnan
Berita Terkini
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
2 jam yang lalu
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
2 jam yang lalu
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
3 jam yang lalu
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
4 jam yang lalu
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
4 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved