Delay Hampir 4 Jam, Garuda Janji Keluarkan Uang Kompensasi

Minggu, 22 April 2018 - 18:46 WIB
Delay Hampir 4 Jam,...
Delay Hampir 4 Jam, Garuda Janji Keluarkan Uang Kompensasi
A A A
LOMBOK - Penerbangan Garuda Indonesia berkode GA 0433 dari Bandara Lombok Praya tujuan Bandara Soekarno-Hatta mengalami delay hampir empat jam pada Minggu (22/4/2018) petang.

Rencananya, GA 0433 dijadwalkan boarding pukul 14.50 WITA. Namun dinyatakan terlambat untuk tinggal landas karena alasan operasional, hingga pukul 17.50 WITA.

"Mohon perhatian penerbangan Garuda Indonesia penerbangan nomor GA 0433 mengalami keterlambatan karena masalah operasional hingga pukul 17.50," kata operator Bandara Lombok Praya.

Banyak penumpang yang merasa resah karena terjadinya keterlambatan penerbangan ini. Di mana diketahui Garuda dipersepsikan masyarakat sebagai maskapai yang profesional dan tidak akan ada keterlambatan hingga berjam-jam.

Penumpang dengan nomor penerbangan GA433, yakni pasangan suami istri Eddi dan Ida juga merasa sangat resah karena penerbangannya terganggu dan harus datang terlambat ke Jakarta.

"Anak saya sedang demam mas di Jakarta, saya khawatir sekali dan ingin segera pulang (untuk menemui). Padahal saya sudah merencanakan akan bisa bertemu anak saya jam 5 sore nanti di Jakarta. Ini kalau dilihat terlambatnya cukup lama. Kami cukup resah," tutur sang suami, Eddi bersama istrinya yang sedang ada dinas di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Setelah dikonfirmasi di pihak Costumer Service Garuda Indonesia yang berada di Bandara Lombok Praya, menyatakan ada kesalahan operasional dalam pesawat sehingga penerbangan harus terlambat.

Mereka menyatakan bahwa informasi keterlambatan sudah disampaikan ke penumpang Garuda Indonesia sejak kemarin bahwa penerbangan GA433 harus mengalami keterlambatan 3 jam.

"Sudah kami sampaikan kepada agen tiket dan semua penumpang. Jadi kalau ada yang tidak tahu informasinya seperti penumpang tadi maka itu bisa di cek di agennya mungkin," kata costumer service menyalahkan pihak ketiga dalam kasus ini.

Untuk pihak Garuda Indonesia sendiri yang diwakili passenger service assurance (PSA) Bandara Lombok, Panji Rekamadi kepada pihak media mengatakan, pihaknya telah menyiapkan pesawat yang baru saja tiba dari Hong Kong, segera terbang menuju Bandara Lombok untuk mengangkut penumpang GA433 sesuai jadwal yakni pukul 17.50 WITA. Informasi terkini penerbangan kembali di delay hingga pukul 18.45 WITA

"Sekali lagi kami (Garuda) meminta maaf atas delay yang kerap terjadi, jika keterlambatan (delay) lewat dari 3 jam maka kami akan mengganti berupa kompensasi Rp300.000 per penumpang," kata Panji.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Mampu Bayar Hutang,...
Tak Mampu Bayar Hutang, PT Garuda Indonesia Bangkrut
Intip 5 Siasat Garuda...
Intip 5 Siasat Garuda Indonesia Saat Beban Utang Terus Membengkak
Menakar Skema Penyelamatan...
Menakar Skema Penyelamatan Garuda Indonesia di Tengah Lilitan Utang Jumbo
Sanggupkah Garuda Indonesia...
Sanggupkah Garuda Indonesia Selamat, Ini Kata Dirutnya!
Dirut Garuda Indonesia...
Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra: Garuda Siap Mengembalikan Kepercayaan Publik
Selamatkan Garuda Indonesia,...
Selamatkan Garuda Indonesia, Pengamat Penerbangan Minta Semua Pihak Satu Bahasa
Berita Terkini
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
39 menit yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
1 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
1 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
1 jam yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
1 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved