Tahun Ini, Peran Swasta dalam Pembangunan Infrastruktur Rp185 Triliun

Jum'at, 27 April 2018 - 22:10 WIB
Tahun Ini, Peran Swasta...
Tahun Ini, Peran Swasta dalam Pembangunan Infrastruktur Rp185 Triliun
A A A
JAKARTA - Kementerian Koordinator bidang Perekonomian menyatakan, alokasi dana pembangunan infrastruktur tahun ini sebesar Rp362 triliun. Dana tersebut berasal dari kocek APBN, BUMN, dan swasta.

Ketua Tim Pelaksana Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas yang juga Deputi 4 Kemenko Perekonomian, Wahyu Utomo mengatakan, peran swasta cukup besar dengan nilai sekitar Rp185 triliun. Sementara, APBN mengalokasikan Rp64 triliun dan BUMN sebesar Rp111 triliun.

"Dari total Rp362 triliun, APBN itu Rp64 triliun yang kita alokasikan. Penugasan ke BUMN yang dialokasikan Rp111 triliun. Rp185 triliun dari swasta," ujarnya di Jakarta, Jumat (27/4/2018).

Wahyu melanjutkan, pemerintah tahun ini juga memutuskan 14 proyek dilepas statusnya sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) karena tidak bisa memenuhl salah satu syarat, yakni kriteria operasional.

"Kriteria operasional adalah proyek tersebut konstruksinya harus sudah dimulai paling lambat sebelum kuartal III 2019. Atau setidaknya mencapai financial close sebelum kuartal III 2019 untuk proyek yang melibatkan badan usaha," kata Wahyu.

Kendati demikian, Wahyu memastikan 14 proyek yang dilepas status PSN-nya tersebut, akan tetap dilaksanakan pembangunannya karena masuk dalam daftar Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.

"Jika dilepaskan status PSN-nya, masih tetap masuk kelompok RPJMN, sehingga akan tetap dilaksanakan pembangunannya karena sudah masuk dalam list RPJMN 2015-2019," pungkasnya.

Berdasarkan data KPPIP, sebanyak 20 PSN telah selesai pengerjaannya pada 2016 dan 10 PSN pada 2017. Sementara pada 2018, ditargetkan selesai 13 PSN dan 25 PSN pada 2019. Sehingga total yang ditargetkan selesai selama 5 tahun sebanyak 68 PSN.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Belanja Pemerintah Pusat...
Belanja Pemerintah Pusat Bisa Melonjak hingga Rp1.306,7 Triliun di Semester II
Realisasi APBN Semester...
Realisasi APBN Semester I/2020, Sri Mulyani: Memburuk Sepanjang Tahun
Ekonom: Defisit APBN...
Ekonom: Defisit APBN Melebar Lebih Baik Ketimbang Krisis
Sah, Laporan Pertanggungjawaban...
Sah, Laporan Pertanggungjawaban APBN 2019 Disetujui Banggar DPR
Reputasi RI Rusak Soal...
Reputasi RI Rusak Soal Menjaga Defisit APBN di Mata Dunia
Sah! RAPBN 2023 Jadi...
Sah! RAPBN 2023 Jadi Undang-undang: Belanja Negara Tembus Rp3.000 Triliun
Berita Terkini
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
1 jam yang lalu
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
2 jam yang lalu
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
2 jam yang lalu
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
3 jam yang lalu
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
4 jam yang lalu
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
5 jam yang lalu
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved