BEI Jaga Infrastruktur Perdagangan Antisipasi Teror

Senin, 14 Mei 2018 - 17:01 WIB
BEI Jaga Infrastruktur...
BEI Jaga Infrastruktur Perdagangan Antisipasi Teror
A A A
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan, akan terus menjaga infrastruktur perdagangan saham untuk mengantisipasi beberapa teror bom yang terjadi di Surabaya.

Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan, infrastruktur khususnya di bidang teknologi informasi (TI) terus ditingkatkan dengan menambah sumber daya manusia yang standby setiap waktu.

"Di infrastruktur IT tambah tim perdagangan untuk jaga, tapi hanya peringatan saja, standby ditingkatkan," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Senin (14/5/2018).

Tito menyampaikan, unit Disaster Recovery Center tersebut akan selalu menjaga infrastruktur IT karena jumlah transaksi di BEI terus meningkat.

"Disaster Recovery kami minta standby, jaga infrastruktur jalan terus. Sekarang 220 ribu (transaksi), bisa 380 ribu, jadi pasar kita sangat likuid," katanya.

Kendati demikian, Tito menambahkan, teror bom ini tetap menjadi sentimen negatif yang mengakibatkan bertambahnya ketidakpastian, setelah adanya perang dagang Amerika Serikat dan China, serta tren kenaikan suku bunga.

"Minusnya ketidakpastian bertambah lagi. Tapi saya katakan tidak ada emiten yang terganggu kelangsungan kerjanya, apalagi sektor konsumer naik menuju bulan puasa. Anggota Bursa di Surabaya kami kontrol semua, jalan dengan baik. Anggota Bursa baik, kinerja emiten lancar, keduanya jalan, lalu infrastruktur terjaga," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Daftar 10 Emiten Ini...
Daftar 10 Emiten Ini Disuspensi BEI selama 1 Tahun
Telat Bayar Iuran Tahunan,...
Telat Bayar Iuran Tahunan, BEI Gembok 43 Emiten Saham
Pemegang Saham PP Presisi...
Pemegang Saham PP Presisi Akan Menerima Dividen Tunai Rp1,15 Per Saham
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham TIFA, Siap-siap Trading!
BEI Tegaskan Emiten...
BEI Tegaskan Emiten Tercatat Telah Penuhi Persyaratan
Barisan 10 Saham Turun...
Barisan 10 Saham Turun Terparah Pekan Ini, STRK Ambruk 53%
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
11 menit yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
20 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
36 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
38 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
48 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Infografis
Antisipasi Perang Besar,...
Antisipasi Perang Besar, Uni Eropa Siapkan Rp13.730 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved