Wujudkan Nawacita, Rini Terus Tingkatkan Sinergi BUMN

Jum'at, 18 Mei 2018 - 19:03 WIB
Wujudkan Nawacita, Rini...
Wujudkan Nawacita, Rini Terus Tingkatkan Sinergi BUMN
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menegaskan pentingnya sinergi usaha dalam pembangunan infrastruktur. Diantaranya sinergi Semen Indonesia dengan BUMN Karya, dalam hal ini pemanfaatan jasa logistik, jasa konstruksi, fabrikasi, dan layanan sistem informatika.

Sinergi ini demi memenuhi kebutuhan konsumsi semen curah untuk seluruh proyek infrastruktur yang dikembangkan pemerintah. Sinergi ini akan mengembangkan sekitar 8 juta ton semen di seluruh Indonesia, dimana mayoritas dikerjakan BUMN Karya. Alhasil, sinergi ini akan saling menguntungkan antara BUMN Semen dan BUMN Karya.

"Mengingat fasilitas produksi dan fasilitas pendukung Semen Indonesia dan Semen Baturaja menjangkau seluruh pelosok negeri," ujar Rini dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (18/5/2018).

Rini mengatakan, pemanfaatan produk semen dan non semen, distribusi, logistik, bongkar muat dari Semen Indonesia dan anak perusahaannya untuk pengembangan infrastruktur Pelindo. Termasuk pelayanan pemanduan, penundaan kapal, pelayanan barang, jasa kepelabuhanan di Terminal Khusus milik Semen Indonesia dan anak usahanya.

"Negara kita adalah negara kepulauan, sehingga faktor transportasi dan distribusi antar pulau memegang peranan yang sangat penting. Hampir 40% volume penjualan Semen Indonesia dikirim melalui laut. Sehingga, sekali lagi, distribusi antar pulau memegang peranan sangat penting dan signifikan. Di sinilah poin penting kerja sama Semen Indonesia dengan Pelindo," katanya.

Menurut Rini, jika distribusi antar pulau ini dapat dilakukan dengan baik dan efisien, maka dapat menjamin ketersediaan semen di seluruh pelosok negeri yang sedang membangun.

Dirinya yakin, bahwa kerja sama ini juga berkontribusi dalam mewujudkan Nawacita pertama, terkait dengan jati diri sebagai negara maritim, serta Nawacita ketiga dalam membangun Indonesia dari pinggiran, dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan.

"Pesan saya, tolong dalam implementasi kerja sama ini, selain harus membawa kebaikan pada semua pihak yang bekerja sama, juga harus memperhatikan tata kelola yang baik. Jangan sampai niat baik ini justru membuka peluang yang kurang baik di kemudian hari. Untuk itu, mohon diperhatikan aspek legal, dokumentasi, dan administrasinya," tegasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gandeng Sembilan BUMN,...
Gandeng Sembilan BUMN, SIG Siap Cetak Pemimpin Berkelas Dunia
SIG Pasok Kebutuhan...
SIG Pasok Kebutuhan Semen untuk Pembangunan Tol Trans Sumatera
Mantab, BUMN Ini Mampu...
Mantab, BUMN Ini Mampu Bangun Satu Rumah Dalam Seminggu
Menteri Erick Janji...
Menteri Erick Janji Bantu Garuda Indonesia Hadapi Covid-19
Januari-September 2020,...
Januari-September 2020, SIG Bukukan Laba Bersih Rp1,54 Triliun
SIG Luncurkan Semen...
SIG Luncurkan Semen Hidrolik Tipe High Early Ramah Lingkungan
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
3 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
4 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
4 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
4 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
4 jam yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
4 jam yang lalu
Infografis
15 Jurusan UI yang Sepi...
15 Jurusan UI yang Sepi Peminat, Referensi Tingkatkan Peluang Lolos SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved