Deutsche Bank Berencana PHK Lebih Dari 7.000 Pekerja

Kamis, 24 Mei 2018 - 14:23 WIB
Deutsche Bank Berencana...
Deutsche Bank Berencana PHK Lebih Dari 7.000 Pekerja
A A A
FRANKFURT - Deutsche Bank mengatakan, akan mengurangi jumlah pekerja lebih dari 7.000 pekerja dalam upaya bank terbesar di Jerman tersebut untuk kembali mencetak laba. Pihak bank menerangkan bakal mengurangi jumlah staf mereka secara global melebihi 97.000 tenaga kerja.

Seperti dilansir BBC, Kamis (24/5/2018) Deutsche Bank juga bakal memangkas operasional penjualan obligasi dan perdagangan ekuitas, khususnya di AS dan Asia. Tercatat Deutsche sendiri mempekerjakan sekitar 8.500 orang di Inggris, meski belum mengatakan secara rincian negara mana saja yang bakal terkena PHK.

Setidaknya Deutsche Bank telah mempekerjakan sekitar 66.000 orang di Eropa, termasuk 42.000 di Jerman, 21.000 di Asia dan sekitar 10.000 di Amerika Utara. Pemangkasan jumlah pekerja merupakan langkah besar pertama yang dilakukan oleh Kepala Eksekutif Christian Sewing setelah menggantikan pendahulunya John Cryan, bulan lalu.

Pemecatan John Cryan dipahami, setelah Deutsche Bank melaporkan kerugian tahunan sebesar 500 juta euro di akhir Februari, lalu. Tren negatif ini menyusul kerugian pada 2016 mencapai 1,4 miliar euri dan 6,8 miliar euro di 2015.

Sementara tahun ini, Bank asal Jerman, Deutsche Bank melaporkan laba bersih sebesar 120 juta euro atau setara USD146 juta dollar AS pada kuartal I 2018. Angka tersebut anjlok 79% dibandingkan periode yang sama tahun 2017 lalu.

Deutsche Bank mengakui bahwa pemutusan hubungan kerja telah berlangsung sejak bulan kemarin, dengan Sewing mengatakan pada saat itu bahwa 'kebijakan ini menyakitkan, tapi sayangnya tidak dapat dihindari".

"Kami tetap berkomitmen terhadap kegiatan korporasi perbankan dan investasi, serta kehadiran internasional Deutsche Bank. Kami tidak tergoyahkan dalam hal itu. Kami adalah alternatif Eropa dalam pembiayaan internasional dan bisnis pasar modal. Namun, kami harus berkonsentrasi pada apa yang benar-benar kami lakukan dengan baik," terang Sewing.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi Terbesar Eropa...
Ekonomi Terbesar Eropa Mandek, Berpotensi Jatuh dalam Resesi
12.000 Perusahaan Jerman...
12.000 Perusahaan Jerman Bangkrut dalam Enam Bulan, Terparah Satu Dekade
Ekonomi Jerman Jatuh...
Ekonomi Jerman Jatuh dalam Krisis Struktural, Eropa Goyah?
Alarm Bahaya, Krisis...
Alarm Bahaya, Krisis Ekonomi Jerman Semakin Dalam
Tanda Bahaya Ekonomi...
Tanda Bahaya Ekonomi Terbesar Eropa, Pengangguran Jerman Tertinggi dalam 10 Tahun
Kanselir Olaf Scholz:...
Kanselir Olaf Scholz: Jerman Butuh Lebih Banyak Imigran
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
9 jam yang lalu
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
10 jam yang lalu
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
10 jam yang lalu
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
11 jam yang lalu
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
12 jam yang lalu
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
13 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved