Perluas Pasar Ekspor, Kemenperin Boyong IKM Batik ke Paris

Senin, 28 Mei 2018 - 18:01 WIB
Perluas Pasar Ekspor,...
Perluas Pasar Ekspor, Kemenperin Boyong IKM Batik ke Paris
A A A
JAKARTA - Promosi keunggulan batik sebagai hasil kebudayaan Tanah Air terus dilakukan oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Salah satunya dengan mendukung para pelaku industri kecil menengah (IKM) berpartisipasi dalam ajang pameran kelas dunia yang bertajuk "Indonesia Batik For The World" di UNESCO Headquarters, Paris, Prancis.

Keikutsertaan ini juga diharapkan dapat memperluas pasar ekspor kain wastra Nusantara terutama ke negara-negara di Eropa. "Melalui pameran ini, kami berupaya melestarikan batik sebagai warisan bangsa yang telah diakui oleh UNESCO sejak 2 Oktober 2009 sebagai Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity,” kata Dirjen IKM Gati Wibawaningsih di Jakarta, Senin (28/5/2018).

Dalam rangkaian acara di pameran tersebut, akan dilaksanakan lokakarya mengenai ragam kain batik dan sejarahnya, proses pembuatan, serta perkembangan industri batik di Indonesia. Selain itu, acara diisi pula dengan peragaan busana dan pertunjukan seni daerah.

Gati menjelaskan, pameran yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 6-12 Juni 2018 tersebut, bakal dihadiri sebanyak 5.000 pengunjung dari berbagai negara. "Jadi, kami akan memperlihatkan kepada dunia terhadap kualitas batik kita yang punya daya saing tinggi. Saat ini, Indonesia menjadi market leader yang menguasai pasar batik dunia," ungkapnya.

Kemenperin mencatat, nilai ekspor batik dan produk batik nasional mencapai USD58,46 juta pada tahun 2017 dengan tujuan pasar utama ke Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa. Bahkan, potensi perdagangan produk pakaian jadi di dunia yang mencapai USD442 miliar, menjadi peluang besar bagi industri batik dalam negeri untuk semakin meningkatkan pangsa pasarnya mengingat batik sebagai salah satu bahan baku produk pakaian jadi.

Industri batik selama ini telah berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, di antaranya melalui penyediaan ribuan lapangan kerja dan menyumbang devisa negara dari ekspor. Industri batik nasional yang didominasi oleh para pelaku IKM, tersebar di 101 sentra seluruh Indonesia dengan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 15.000 orang.

"Dalam pameran ini, Ditjen IKM memberikan fasilitasi booth kepada para IKM batik tulis kelas premium yang sesuai dengan selera pasar Eropa. Kami akan boyong perajin kain batik yang antara lain berasal dari Semarang, Kudus, Cirebon, dan wilayah Jawa Timur," papar Gati.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IKM Pangan Capai 1,86...
IKM Pangan Capai 1,86 Juta Unit Usaha, IFI Menyeleksi yang Terbaik
Penjualan Sepeda Melonjak,...
Penjualan Sepeda Melonjak, Industri Kecil Menengah Harus Ambil Peran
Resep Kemenperin Lezatkan...
Resep Kemenperin Lezatkan IKM Pangan
Kemenperin Ungkap Pentingnya...
Kemenperin Ungkap Pentingnya Implementasi Digital untuk IKM
Kemenperin Dorong IKM...
Kemenperin Dorong IKM Tembus Pasar Ekspor, Ini Caranya
Pemenang Startup4Industry...
Pemenang Startup4Industry 2020 Ciptakan Otomasi Penopang Produksi IKM
Berita Terkini
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
19 menit yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
10 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
11 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
11 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved