Menteri Rini Dorong Kereta Buatan PT INKA Kian Mendunia

Jum'at, 08 Juni 2018 - 14:08 WIB
Menteri Rini Dorong...
Menteri Rini Dorong Kereta Buatan PT INKA Kian Mendunia
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menginginkan industri perkeretaapian Indonesia bisa semakin berkembang pesat dan didukung dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil dan unggul. Menurutnya, industri perkeretaapian Indonesia memiliki potensi dan prospek bisnis yang besar, apalagi produk kereta buatan dalam negeri sudah dikenal handal di dunia internasional khususnya kawasan Asia.

"Potensi yang kita miliki cukup besar. Ke depan industri perkeretaapian kita harus semakin maju dan paling terdepan," kata Rini usai menyaksikan Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara PT INKA dengan Politeknik Negeri Madiun di Kantor Pusat INKA, Jumat (8/6/2018).

Nota kesepahaman terkait kerja sama di bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pembentukan SDM tersebut ditandatangani oleh Direktur Politeknik Negeri Madiun, M Fajar Subkhan dan Direktur Utama PT INKA (Persero), Budi Noviantoro. Hadir pula menyaksikan Menteri Ristekdikti, Mohamad Nasir serta sejumlah Direksi BUMN dan pejabat Eselon I Kementerian BUMN.

Kerja sama ini dilaksanakan dengan tujuan mewujudkan Link and Match serta untuk saling menunjang tugas kelembagaan masing-masing, yakni PT INKA (Persero) sebagai industri manufaktur sarana perkeretaapian dan Politeknik Negeri Madiun sebagai institusi pendidikan yang menyiapkan tenaga terampil dan ahli di bidang manufaktur kereta api.

Ke depan kedua belah pihak juga berencana untuk membuka program studi perkeretaapian di Politeknik Negeri Madiun. Rini pun mengapresiasi kerja sama yang memiliki tujuan positif di bidang pendidikan tersebut.

Terakhir, Rini berpesan agar INKA bisa terus berinovasi dalam menghadirkan sarana perkeretaapian yang handal dan modern guna menjawab kebutuhan transportasi Indonesia di masa mendatang. "Saya selalu menekankan bahwa inovasi sangat penting dalam berkompetisi di era kini. INKA harus terus maju dan menjaga kehandalannya," tutup Rini.

Seperti kita tahu, PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA sudah dikenal handal dan berpengalaman dalam memproduksi sarana perkeretaapian. Berkat inovasinya, karya-karya anak bangsa melalui INKA pun kian melejit, salah satunya rangkaian kereta lengkap (train set) yang dioperasikan di Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Belum lama ini INKA juga dipercayai memproduksi train set untuk perkeretaapian di Filipina. Sejak 1991 PT INKA telah mengekspor produknya ke Malaysia, Bangladesh, Singapura, Thailand, hingga Australia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Habis Kirim 200 Kereta...
Habis Kirim 200 Kereta ke Bangladesh, Inka Tancap Gas Kejar Proyek Baru
5 Profil Singkat Jajaran...
5 Profil Singkat Jajaran Direksi PT INKA
Profil PT INKA, Perusahaan...
Profil PT INKA, Perusahaan Manufaktur Kereta Api Kebanggaan Indonesia
INKA Akan Produksi 16...
INKA Akan Produksi 16 Trainset KRL Guna Tekan Impor Kereta Bekas
Kolaborasi BUMN Mendorong...
Kolaborasi BUMN Mendorong Kemandirian Industri Kereta Api Nasional
Investasi Tiga Dekade,...
Investasi Tiga Dekade, INKA Siap Bangun Pabrik Kereta di Afrika
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
7 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
8 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
Tiga Submachine Gun...
Tiga Submachine Gun Buatan PT Pindad yang Mendunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved