Langkah Mendag Tekan Defisit Neraca Perdagangan RI

Jum'at, 22 Juni 2018 - 18:43 WIB
Langkah Mendag Tekan...
Langkah Mendag Tekan Defisit Neraca Perdagangan RI
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menyiapkan langkah untuk menekan defisit neraca perdagangan agar tidak terus terjadi. Terlebih lagi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China berpotensi bisa berdampak pada neraca perdagangan Indonesia.

Salah satu yang bakal dilakukan Mendag yakni mengurangi impor bahan baku yang bisa membebani neraca perdagangan. "Defisit itu kan kita lihat juga karena impor bahan baku dan barang modal, tapi jangan dihentikan karena itu meningkatkan industri. Nanti apa yang mau di ekspor kalo industrinya enggak ada," jelasnya.

Seperti diketahui, Neraca perdagangan Indonesia kembali mengalami defisit, dimana data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pada April 2018 mengalami defisit sebesar USD1,63 miliar. Hal ini di luar ekspektasi, lantaran pada Maret 2018 neraca perdagangan sempat mengalami surplus sebesar USD1,09 miliar.

Neraca perdagangan yang mengalami defisit pada periode ini lebih disebabkan karena kenaikan impor yang sangat tinggi pada periode tersebut. Adapun total impor pada April 2018 yakni sebesar USD16,09 miliar atau naik 11,28% dibanding Maret 2018. Sementara total ekspor Indonesia pada periode tersebut mencapai USD14,47 miliar atau turun sebesar 7,19% dibanding ekspor Maret 2018.

Sebelumnya Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, pemerintah akan fokus memperbaiki defisit neraca perdagangan dibandingkan perang dagang yang terjadi secara global. Pemerintah juga fokus dalam merespons kebijakan kenaikan suku bunga Amerika Serikat.

Dia mengatakan, banyak masalah yang membuat neraca perdagangan Indonesia terganggu. Hal itu menyebabkan neraca perdagangan Indonesia menjadi negatif sejak awal tahun. "Itu berarti, satu yang harus kita urusi, neraca perdagangan itu. Kita tidak perlu fokus pada perang dagang negara-negara itu, fokus pada diri sendiri saja," ujar Menko Darmin.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
Mendag Wajibkan Pelaku...
Mendag Wajibkan Pelaku Ekspor Impor Gunakan Kapal Nasional
Ini Strategi Kementerian...
Ini Strategi Kementerian Perdagangan Dongkrak Ekspor Nasional
Melihat Perbaikan Perdagangan...
Melihat Perbaikan Perdagangan Indonesia di Januari 2021 dari Kacamata Mendag Lutfi
Ekspor Indonesia-China...
Ekspor Indonesia-China Makin Kinclong, Baja dan Kertas Paling Banyak Dikirim
Target Nilai Ekspor...
Target Nilai Ekspor Non Migas Indonesia Dipangkas Jadi USD135 Miliar
Berita Terkini
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
6 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Infografis
15 Lagu Nasional Terbaik...
15 Lagu Nasional Terbaik untuk HUT Ke-80 RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved