Melihat Perbaikan Perdagangan Indonesia di Januari 2021 dari Kacamata Mendag Lutfi

loading...
Melihat Perbaikan Perdagangan Indonesia di Januari 2021 dari Kacamata Mendag Lutfi
Mendag Muhammad Lutfi mengatakan, bahwa kinerja perdagangan Indonesia mengalami perbaikan di Januari 2021. Meskipun secara month to month (MTM) mengalami koreksi. Foto/Dok
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan, bahwa kinerja perdagangan Indonesia mengalami perbaikan di Januari 2021. Meskipun secara month to month (MTM) mengalami koreksi.

"Saya melihat secara daripada tren yang terjadi Januari ini kita melihat ada beberapa angka yang menunjukkan perbaikan," kata dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (24/2/2021).

Baca Juga: Ekspor Nonmigas Pendongkrak Neraca Perdagangan Januari 2021

Ia menjelaskan, ekspor Indonesia pada Januari 2021 mengalami penurunan dibanding dengan Desember 2020. Ekspor turun sebanyak 7,48% pada Januari 2021. Begitu juga dengan impor, yang turun sebanyak 7,59% dibanding Desember 2020.

"Penurunan ini terjadi karena musim liburan di akhir dan awal tahun. Lutfi mengatakan, dari tahun ke tahun (yoy) mengalami perbaikan. Tapi secara yoy kita mendapat perbaikan terutama ekspor migas dan non migas," ujarnya.

Ia memaparkan, perbaikan terjadi jika dibandingkan pada Ekspor Januari tahun 2020 sebelum adanya Covid-19. Ekspor 2021 naik sebanyak 12,24% dibanding Januari 2020.



"Ekspor secara keseluruhan terjadi pertumbuhan yang sehat 12,24 persen antara Januari 2021 dibanding Januari 2020. Seperti diketahui Januari 2020 masih belum terjadi pandemi, tapi angka ekspor sudah melampaui lebih dari 12 persen," terangnya.

Baca Juga: Amankan Pasokan Kebutuhan Pokok Lebaran, Mendag: Kita Impor

Kemudian, terkait penurunan impor, Ia mengatakan bahwa pada Bulan Desember dan Januari itu musim liburan. Sehingga tidak bisa menjadi gambaran keseluruhan perdagangan.

Sebelumnya, Ia mengatakan penurunan impor ini menandakan kapasitas industri yang belum jalan. Namun, untuk awal tahun ini belum bisa menggambarkannya. "Impor pada 2021 ini meskipun turun tapi turunnya non migas sebenarnya tipis turun kira-kira 4 persen," ujarnya
(akr)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top