Kebijakan Ekonomi Harus Tingkatkan Lapangan Kerja

Selasa, 26 Juni 2018 - 10:58 WIB
Kebijakan Ekonomi Harus...
Kebijakan Ekonomi Harus Tingkatkan Lapangan Kerja
A A A
JAKARTA - Guru besar ilmu ekonomi Universitas Indonesia Didik J Rachbini sepakat dengan pernyataan Ketua Umum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) bahwa kebijakan ekonomi Indonesia harus berorientasi pada penyerapan tenaga kerja, perolehan devisa, dan kesejahteraan masyarakat.

Peneliti senior INDEF tersebut mengatakan hal itu menjadi penting mengingat besarnya jumlah penduduk yang ada di Indonesia. Kondisi tersebut juga berbanding terbalik dengan kualitas tenaga kerja di Indonesia. “Mengapa demikian? Karena penduduk kita besar dan yang tidak terampil masih banyak,” ujarnya saat dihubungi Sabtu (23/6/2018).

Dalam hal ini, Didik menyebutkan pentingnya menerapkan kebijakan ekonomi terkait daya saing dan kinerja ekspor. Hal ini bertujuan agar kondisi ekonomi Indonesia semakin stabil.

“Ekonomi kita lemah, rupiah lemah, dan tidak stabil karena ekspor kita lemah sehingga kita tidak punya cukup devisa untuk impor barang dan jasa,” ungkapnya.

Selain itu, dia juga menekankan kebijakan investasi yang bertujuan agar investasi baik di da lam maupun luar negeri semakin kuat. “Jika investasi kuat terutama luar negeri, maka ekonomi Indonesia akan lebih kuat karena produktivitas naik, devisa bertambah, dan penyerapan tenaga kerja maksimal,” katanya.

Sebelumnya HT menyampaikan ada tiga hal penting yang men jadi orientasi pembangunan Indonesia. “Kebijakan ekonomi harus berorientasi pada peningkatan lapangan kerja, kesejahteraan masyarakat, dan devisa,” tulis Hary Tanoe di akun Twitternya, @Hary_Tanoe. (M Yamin)
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Jurus Prabowo untuk...
5 Jurus Prabowo untuk Percepatan Penciptaan Lapangan Kerja
Menaker Respons #KaburAjaDulu:...
Menaker Respons #KaburAjaDulu: Ramai-ramai Tinggalkan Indonesia untuk Kerja di Luar Negeri
Gunakan Produk Dalam...
Gunakan Produk Dalam Negeri, Sektor Tambang Buka Lapangan Kerja
Kemenparekraf Targetkan...
Kemenparekraf Targetkan Lapangan Kerja Baru di Sektor Ekonomi Kreatif
Sri Mulyani Ungkap Ada...
Sri Mulyani Ungkap Ada 2,6 Juta Lapangan Kerja Baru
Lapangan Kerja di Indonesia...
Lapangan Kerja di Indonesia Belum Habis, Istana: Menurut Data Ada 3,6 Juta
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
23 menit yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
51 menit yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
2 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved