Wall Street Menguat, Catatan Baik di Paruh Pertama 2018
Sabtu, 30 Juni 2018 - 07:01 WIB
Wall Street Menguat, Catatan Baik di Paruh Pertama 2018
A
A
A
NEW YORK - Pasar saham Amerika Serikat alias Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Jumat waktu setempat. Hal ini sekaligus mengakhiri perdagangan terakhir di semester I 2018 dengan catatan yang baik, meski ada sentimen kekhawatiran akan perang dagang.
Melansir dari CNBC, Sabtu (30/6/2018), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 55,36 poin atau 0,23% ke level 24.271,41, dengan saham Nike berkontribusi besar karena melonjak lebih 11%. Ini merupakan titik tertinggi sepanjang masa Nike karena laporan laba kuartalan yang mumpuni berkat kenaikan pendapatan yang melampaui ekspektasi.
Indeks S&P 500 menguat tipis 2,06 poin menjadi 2.718,37, berkat kenaikan saham-saham energi sebesar 0,7%. Dan Nasdaq bertambah 6,62 poin alias 0,09% menjadi 7.510,30.
Alhasil, secara keseluruhan di periode Januari-Juni 2018, S&P 500 telah naik 1,7% dan Nasdaq telah unggul 8,8%. Keduanya mengakhiri paruh pertama tahun 2018 dengan catatan tinggi.
Ahli Strategi Investasi di MV Financial, Arian Vojdani mengatakan paruh pertama tahun 2018 penuh dengan gejolak di Wall Street. Indeks utama mencapai titik tertinggi sepanjang masa pada akhir Januari, namun sempat bergelombang karena meningkatnya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dengan beberapa mitra utamanya.
Namun Wall Street berhasil ditutup dengan catatan apik karena data ekonomi Amerika Serikat yang kuat dan pendapatan yang bagus dari para emiten. Mengutip dari Business Insider, Sabtu (30/6), Departemen Perdagangan AS melansir bahwa inflasi Amerika mencapai target Federal Reserve yaitu 2% untuk pertama kalinya dalam enam tahun. Pengeluaran konsumsi pribadi naik menjadi 2,3% dalam 12 bulan hingga Mei (year-on-year).
Melansir dari CNBC, Sabtu (30/6/2018), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 55,36 poin atau 0,23% ke level 24.271,41, dengan saham Nike berkontribusi besar karena melonjak lebih 11%. Ini merupakan titik tertinggi sepanjang masa Nike karena laporan laba kuartalan yang mumpuni berkat kenaikan pendapatan yang melampaui ekspektasi.
Indeks S&P 500 menguat tipis 2,06 poin menjadi 2.718,37, berkat kenaikan saham-saham energi sebesar 0,7%. Dan Nasdaq bertambah 6,62 poin alias 0,09% menjadi 7.510,30.
Alhasil, secara keseluruhan di periode Januari-Juni 2018, S&P 500 telah naik 1,7% dan Nasdaq telah unggul 8,8%. Keduanya mengakhiri paruh pertama tahun 2018 dengan catatan tinggi.
Ahli Strategi Investasi di MV Financial, Arian Vojdani mengatakan paruh pertama tahun 2018 penuh dengan gejolak di Wall Street. Indeks utama mencapai titik tertinggi sepanjang masa pada akhir Januari, namun sempat bergelombang karena meningkatnya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dengan beberapa mitra utamanya.
Namun Wall Street berhasil ditutup dengan catatan apik karena data ekonomi Amerika Serikat yang kuat dan pendapatan yang bagus dari para emiten. Mengutip dari Business Insider, Sabtu (30/6), Departemen Perdagangan AS melansir bahwa inflasi Amerika mencapai target Federal Reserve yaitu 2% untuk pertama kalinya dalam enam tahun. Pengeluaran konsumsi pribadi naik menjadi 2,3% dalam 12 bulan hingga Mei (year-on-year).
(ven)
Lihat Juga :