Menkeu Setujui Penambahan Subsidi Energi Rp68,97 Triliun

Selasa, 17 Juli 2018 - 19:28 WIB
Menkeu Setujui Penambahan...
Menkeu Setujui Penambahan Subsidi Energi Rp68,97 Triliun
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyetujui mengenai penambahan subsidi energi di APBN 2018. Penambahan subsidi juga dilakukan seiring kenaikan harga diesel dan juga melihat kinerja PT Pertamina (Persero).

Hal ini juga dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat. Menkeu pun menyebut bahwa penambahan subsidi ini telah dihitung berdasarkan jumlah yang dibutuhkan.

"Kita hitung berdasarkan jumlah subsidi yang ada pada semester satu dan juga perbedaan dari harga diesel terhadap yang ditetapkan dalam hal ini harga yang berlangsung. Kita membahasnya bersama dengan menteri ESDM dan menteri BUMN beserta Pertamina untuk melihat kondisi keuangan mereka," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (17/7/2018).

Dia mengatakan, penetapan untuk subisidi ini sudah dihitung dari keuangan Pertamina. Hal ini juga sudah didiskusikan dengan Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Menteri BUMN Rini Soemarno.

"Dan penetapan kenaikan bahwa subsidi per liter diperkirakan dibutuhkan untuk menjaga, pertama dari sisi Pertamina neraca Pertamina tetap terjaga yaitu kebutuhan mereka dari sisi operasi maupun dari sisi potensi mereka keuntungannya dari sisi hulu maupun tekanan dari kegiatan hilir yang berhubungan dengan subsidi," jelasnya.

Sebagai informasi,anggaran belanja subsidi sampai akhir tahun akan menjadi Rp163,49 triliun atau 173% dari penetapan awal yang sebesar Rp94,52 triliun. Adapun, rincian proyeksi sampai akhir tahun untuk subsidi BBM dan elpiji 3 kg menjadi Rp103,49 triliun, subsidi listrik Rp59,99 triliun.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Beban Keuangan Negara...
Beban Keuangan Negara Disebut Terkena Pukulan Ganda Sekaligus, Apa Itu?
Reformasi Subsidi Energi...
Reformasi Subsidi Energi Memberikan Ruang Fiskal di APBN
Beban APBN untuk Subsidi...
Beban APBN untuk Subsidi BBM Sangat Berat, Legislator Sarankan Ini
Reformasi Subsidi Energi...
Reformasi Subsidi Energi untuk Antisipasi Tekanan APBN 2023
Sri Mulyani Minta Tambahan...
Sri Mulyani Minta Tambahan Anggaran Subsidi Energi Rp1,3 Triliun di 2023
Subsidi BBM Jadi Beban...
Subsidi BBM Jadi Beban APBN, Legislator: Harus Cari Cara Tepat Sasaran
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
8 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
8 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
9 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
11 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
11 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
12 jam yang lalu
Infografis
10 Fakta Konflik AS...
10 Fakta Konflik AS - Venezuela: Perebutan Pengaruh dan Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved