Tumbuhkan Koperasi, Kemenkop Optimalkan Penyuluh Lapangan

Rabu, 25 Juli 2018 - 11:03 WIB
Tumbuhkan Koperasi,...
Tumbuhkan Koperasi, Kemenkop Optimalkan Penyuluh Lapangan
A A A
BALI - Sampai saat ini masih banyak masyarakat belum memahami secara mendalam keberadaan koperasi. Mereka menganggap koperasi hanya terkait urusan simpan meminjam. Kondisi ini menyebabkan image terhadap koperasi merosot, sehingga tak dipercaya.Kondisi tersebut menurut Pelaksana tugas (Plt) Asisten Deputi (Asdep) Penyuluhan Kemenkop dan UKM Bagus Rachman, pada acara Bimbingan Teknis Peningkatan Kualitas Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan (PPKL), Selasa (24 Juli 2018) di Bali, semakin diperburuk lagi dengan adanya ulah segelintir oknum yang mengatasnamakan koperasi dalam menarik dana masyarakat, tanpa kesadaran dan komitmen dari para anggota. "Untuk membangun kembali brand koperasi diperlukan PPKL yang memiliki komitmen, integritas, kemampuan dan semangat untuk hadir di tengah masyarakat dan gerakan Koperasi," ujar Bagus. Sampai dengan 2017 sudah terekrut 1.035 PPKL yang tersebar di 33 Provinsi dan 273 Kabupaten/Kota. Keberadaan PPKL di beberapa lokasi akan membantu Dinas Koperasi dan UKM untuk kegiatan penyuluhan dan pemasyarakatan Koperasi. Untuk mengoptimalkan peran PPKL sebagai ujung tombak diperlukan strategi yang dapat meningkatkan efektivitas kerja PPKL dengan output terukur agar memberi hasil signifikan. Misalnya, PPKL tak hanya memberi penyuluhan, tapi juga aktivator sebagai enumerator, informator, mentor, penyemangat dan kolaborator. “Optimalisasi kinerja PPKL ini akan menjadi dasar transformasi yang dapat membawa perubahan pada koperasi," jelas Bagus.Jadi koperasi yang didampingi PPKL dapat melihat potensi yang dimiliki, sehingga dapat dikembangkan dan dikerjasamakan dengan Koperasi lain. Di sini lain, para PPKL akan memiliki rekam jejak dari tiap koperasi dan memiliki kesempatan untuk membranding di berbagai media. Aktivitas PPKL di semua lokasi akan tersimpan di database website ppkl.kemenkop.id. Sehingga profil koperasi yang didampingi dapat dibangun melalui website tersebut.Para PPKL akan bekerja menggunakan smartphone yang dimiliki dan melakukan akses pelaporan melalui website. Selain melakukan input data, PPKL juga dapat mengirimkan artikel dan story telling pembinaan yang mereka lakukan, sehingga dapat menjadi benchmark bagi PPKL lainnya. Sekretaris Deputi Bidang Kelembagaan, Drs. Bagyo Sudarsono, pada kesempatan yang sama mengajak para PPKL memahami koperasi sesuai nilai dan prinsipnya. Terutama bagaimana koperasi diperkuat secara kelembagaan, usaha dan keuangannya. Dengan memperkuat positioning PPKL, ia berharap koperasi Indonesia dapat lebih maju dan berkembang dan memberikan dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, pemerataan ekonomi dan kesejahteraan anggota serta masyarakat. Ketua Forum PPKL Dewo Gede Widnyanaputra, mengungkapkan, keberadaan petugas penyuluhan sangat dibutuhkan koperasi. Bahkan tak sedikit para pengurus koperasi datang ke Dinas Koperasi dan UKM minta didampingi PPKL. Ini terjadi karena banyak koperasi yang didampingi PPKL berkembang dengan baik. Sebab PPKL tak hanya memberi penyuluhan saja. Tapi juga pendampingan terhadap koperasi. "Jadi kami juga membantu memecahkan berbagai masalah yang mereka hadapi," jelas Dewo yang mengaku membina 213 koperasi wilayah Tambanan, Bali.
(akn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkop Teten: 40% UMKM...
Menkop Teten: 40% UMKM Terpaksa Tutup Terdampak Virus Corona
Menteri Teten Akan Dorong...
Menteri Teten Akan Dorong Koperasi Jadi Kanal Pembiayaan bagi UKM
Bantu UMKM Melek Digital,...
Bantu UMKM Melek Digital, Pemerintah Bakal Libatkan Perguruan Tinggi
Kemenkop-UKM Imbau Toko...
Kemenkop-UKM Imbau Toko Kelontong Tak Beroperasi 24 Jam, FORMAD: Banyak Bantu Masyarakat
Kemenkop UMKM Berikan...
Kemenkop UMKM Berikan Standardisasi dan Sertifikasi Gratis bagi Produk KUMKM
Menkop UKM Tekankan...
Menkop UKM Tekankan Pertumbuhan Usaha Mikro Tak Boleh Stagnan
Berita Terkini
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
6 menit yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
28 menit yang lalu
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
1 jam yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
2 jam yang lalu
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
2 jam yang lalu
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
6 jam yang lalu
Infografis
Harga Sewa Lapangan...
Harga Sewa Lapangan Jakarta International Stadium (JIS) Viral
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved