PGN Memasok Kebutuhan Gas ke Pabrik Otomotif

Rabu, 08 Agustus 2018 - 16:21 WIB
PGN Memasok Kebutuhan...
PGN Memasok Kebutuhan Gas ke Pabrik Otomotif
A A A
JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memasok kebutuhan gas pabrik Galvanizing, Annealing and Processing Line (GAPL) milik PT Krakatau Nippon Steel Sumikin (KNSS) yang beroperasi mulai Selasa (7/8) di Cilegon, Banten. Produk baja yang dihasilkan pabrik KNSS senilai Rp4,3 triliun tersebut akan digunakan untuk memasok kebutuhan industri otomotif nasional.

Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama, menuturkan perusahaannya ditetapkan sebagai pemenang tender penyaluran gas untuk keperluan produksi pabrik GAPL milik KNSS pada tanggal 15 April 2016 lalu. Sesuai dengan permintaan pelanggan, PGN berhasil menyelesaikan pembangunan infrastruktur pipa gas distribusi menuju pabrik, sehingga bisa melakukan gas in tepat waktu pada 1 Februari 2017.

Rachmat mengatakan, PGN berpotensi menyalurkan gas sebanyak 1,32 juta m3 per bulan seiring dengan meningkatnya permintaan industri otomotif akan Cold Rolled steel (CR), galvannealed steel (GA), dan hot dip galvanized steel (GI) yang mampu diproduksi pabrik tersebut.

Setelah melakukan uji coba produksi selama setahun lebih, pada tanggal 7 Agustus 2018, KNSS melakukan opening ceremony pabrik yang dihadiri oleh Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Duta Besar Jepang untuk Indonesia, perwakilan dari Kementerian BUMN, perwakilan dari Kementerian Perindustrian, perwakilan dari Gubernur Banten, Representative Direktur NSSMC dan Sales Area Head PGN.

"Dengan beroperasinya pabrik ini, diharapkan industri otomotif yang ada di Indonesia seperti Toyota, Suzuki, Nissan, Daihatsu, dan lain-lain dapat mengalihkan bahan baku yang tadinya impor menjadi membeli dari KNSS, sehingga PGN dapat mendukung KNSS berkontribusi meningkatkan perekonomian dalam negeri," kata Rachmat dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (8/8/2018).

Pabrik GAPL milik KNSS memiliki kapasitas produksi bahan baku industri otomotif sebanyak 480 ribu metrik ton per tahun. KNSS sendiri merupakan perusahaan joint venture antara Nippon Steel dan Sumitomo Metal Corporation (NSSMC) dari Jepang dan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dari Indonesia, yang merupakan pelanggan besar gas PGN.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian (ILMATE Kemenperin), Harjanto, mengapresiasi beroperasinya pabrik yang diharapkan mampu menyerap 280 orang tenaga kerja itu. Karena pabrik baja di dalam negeri membuktikan tidak hanya mampu memasok kebutuhan sektor konstruksi, tetapi kini sudah mampu memenuhi kebutuhan industri otomotif.

“Pabrik KNSS ini akan memacu pengoptimalan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Selain itu, ekonomi Indonesia juga diuntungkan karena bisa menghemat devisa dari substitusi impor, peningkatan pendapatan pajak, serta penggunaan bahan baku dan tenaga kerja lokal," kata Harjanto.

Menurut data Kementerian Perindustrian, produk baja yang cukup banyak digunakan di sektor otomotif adalah jenis Hot Rolled Steel Coil (HRC), Cold Rolled Steel Coil (CRC), dan Galvanized Steel. Sementara itu, Direktur KNSS Djoko Muljono menambahkan, pengalaman perusahaannya menghasilkan lembaran baja berkualitas dan bermutu tinggi akan meningkatkan standar kualitas mobil yang diproduksi di dalam negeri.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Gas Turun, Serapan...
Harga Gas Turun, Serapan untuk Industri Masih Rendah
PGN Siap Pasok Gas di...
PGN Siap Pasok Gas di Kawasan Industri Kendal-Batang
Kinerja PGN di Semester...
Kinerja PGN di Semester I/2020 Terbebani Tak Cuma Soal Triple Down Effect
Dukungan Penuh Pemerintah...
Dukungan Penuh Pemerintah dalam Penguatan Pasokan Gas di Sebagian Jabar dan Sumatera
PGN Tetap Berkomitmen...
PGN Tetap Berkomitmen Menjadi Bagian dari Solusi Energi
PGN Pasok Gas Bumi di...
PGN Pasok Gas Bumi di Kawasan Industri Kendal
Berita Terkini
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
41 menit yang lalu
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
1 jam yang lalu
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
10 jam yang lalu
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
10 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
10 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
10 jam yang lalu
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved