Harga Gas Turun, Serapan untuk Industri Masih Rendah

Rabu, 24 Maret 2021 - 16:36 WIB
loading...
Harga Gas Turun, Serapan...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pemerintah telah mematok harga gas khusus untuk industri tertentu sebesar USD6 per MMBTU. Namun, realisasi serapan gas untuk industri masih rendah. Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk Suko Hartono mengatakan, PGN telah menyalurkan gas bumi dengan harga tertentu sejak 13 April 2020 dan kepada pembangkit listrik sejak 22 April 2020.

Adapun realisasinya saat ini untuk Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 89 Tahun 2020 mencapai 229,4 BBTUD atau 61% dari alokasi sebesar 374 BBTUD.

Baca juga: Pasok Listrik Buat Industri, KDL Dapat Harga Gas USD6 per MMBTU

"Mungkin ini yang jadi catatan untuk dievaluasi bersama karena ternyata meskipun diberikan harga yang relatif baik tetapi pemakaiannya sebesar 61%," ujarnya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI, Rabu (24/3/2021).

Sementara realisasi penyaluran harga gas khusus untuk sektor ketenagalistrikan sesuai Kepmen ESDM Nomor 91 Tahun 2020 sebesar 251,6 BBTUD atau 80% dari total alokasi sesuai Kepmen tersebut.

Baca juga: Jujur! Menteri ESDM Sebut Proyek 35.000 MW Jadi Kendala Bauran Energi

"Kita harapkan mestinya pemakaiannya bisa mencapai 100% dan lebih untuk mendorong industri di hilir agar lebih berproduksi dan memberikan manfaat yang lebih baik, memberikan multiplier effect bagi negara dalam bentuk pajak," tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tok, Pemerintah Resmi...
Tok, Pemerintah Resmi Turunkan Harga Gas Industri Jadi USD13/MMBTU
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
Kenaikan Harga Gas Industri...
Kenaikan Harga Gas Industri Picu Gelombang PHK, Mensesneg: Satu-Dua Hari Akan Ambil Keputusan
Bahlil Blak-blakan Terkait...
Bahlil Blak-blakan Terkait Isu Naiknya Harga Gas Industri di Jawa
Harga LNG Naik Turun...
Harga LNG Naik Turun Mengacu Harga Minyak Dunia
Gelar Nikah Massal,...
Gelar Nikah Massal, PGN Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan
Rayakan HUT ke-61, PGN...
Rayakan HUT ke-61, PGN Gelar Sunatan Massal di Seluruh Wilayah Operasional
8.275 Anak dari Berbagai...
8.275 Anak dari Berbagai Daerah Dapat Bantuan Safari Ramadan 2026
Rekomendasi
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Menhub: Harga Tiket...
Menhub: Harga Tiket Pesawat Hanya Bisa Turun 10% Saja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved