Perusahaan Fintech Bikin UKM Indonesia Naik Kelas

Senin, 20 Agustus 2018 - 05:37 WIB
Perusahaan Fintech Bikin...
Perusahaan Fintech Bikin UKM Indonesia Naik Kelas
A A A
JAKARTA - Peran Peer to Peer Lending (P2P Lending) sebagai layanan pinjam meminjam uang berbasis tekologi informasi sangat relevan dan cukup krusial, diharapkan dapat menjadi angin segar bagi pertumbuhan sektor Usaha Koperasi Menengah (UKM) di Indonesia. Peran fintech pun membuat UKM Indonesia naik kelas.

Dengan layanan P2P Lending, setiap UKM yang selama ini kesulitan memperoleh akses pembiayaan dari perbankan dan layanan keuangan konvensional lainnya, diberikan akses pembiayaan baru dengan syarat lebih fleksibel (tanah dan bangunan sebagai jaminan bukan syarat utama bagi penyelenggara P2P Lending) serta prosesnya secara online sehingga jauh lebih cepat dan lebih mudah.

Berdasarkan data OJK, terlihat adanya gap kebutuhan pembiayaan bagi UKM hingga sebesar Rp1.000 triliun pada akhir tahun 2017. Sedangkan porsi dari perusahaan-perusahan fintech lending per Juli 2018, baru menyalurkan pembiayaan sekitar Rp7 triliun. Dari data tersebut, tentunya market pembiayaan bagi UKM di Indonesia masih sangat besar sehingga keberadaan P2P Lending sangat potensial dan dibutuhkan dalam mempertipis gap pembiayaan terhadap UKM.

Demikian halnya kehadiran Akseleran, yang merupakan salah satu perusahaan P2P Lending yang sudah resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kelas UKM di tanah air dengan memberikan akses pembiayaan. Hal ini ditambah lagi dimana Akseleran sudah tersertifikasi oleh ISO 270001, menunjukkan komitmen Akseleran dalam memperhatikan perlindungan konsumen.

"Lebih dari 200 UKM yang sudah kita biayai, sebanyak 99% berhasil naik kelas. Dalam artian, setidaknya berdasarkan kenaikan omzet penjualan mereka, ada yang naik 10% bahkan ada yang naik sampai 1.000%. Misalnya, dari awalnya hanya memiliki 1 toko sekarang sudah punya 2 toko dan sebagainya setelah memperoleh pembiayaan dari Akseleran," ujar Chief Credit Officer & Co-Founder Akseleran Christopher Gultom dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (19/8/2018).

Sejak Oktober 2017 hingga pertengahan Agustus 2018, Akseleran tercatat sudah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp95 miliar kepada lebih dari 200 debitur. Pencapaian ini termasuk yang tercepat dibandingkan perusahaan P2P Lending lainnya yang ada di Indonesia dan membuktikan peranan Akseleran untuk meningkatkan kelas UKM sangat tinggi.

Bahkan, karena besarnya animo UKM dan tingkat kepercayaan mereka yang semakin meningkat terhadap kebutuhan pembiayaan dari Akseleran, maka selama empat bulan ke depan akan menambah area layanan pembiayaan ke wilayah lainnya, yakni di Yogyakarta, Semarang, Solo, dan Surabaya. "Sehingga kami ingin secara full memenuhi pembiayaan UKM di Pulau Jawa selain di Jabodetabek dan juga Balikpapan," ujarnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Outstanding Pinjaman...
Outstanding Pinjaman Fintech Lending ke UMKM Capai Rp13,2 T
Tingkatkan Akses Keuangan...
Tingkatkan Akses Keuangan Bagi UMKM, AFPI Gelar Fintech Lending Days-Makassar
OJK dan Industri Jasa...
OJK dan Industri Jasa Keuangan Komitmen Dukung Pengembangan UMKM
Optimalkan Penggunaan...
Optimalkan Penggunaan Fintech, Ini Strategi Jitu yang Dilakukan OJK
Genjot Pendanaan Pro...
Genjot Pendanaan Pro Produktif dan UMKM P2P Lending, OJK Siapkan Aturannya
Keluhan Soal Fintech...
Keluhan Soal Fintech Posisi Kedua Setelah Perbankan, Capai 44.477 Aduan
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
6 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
7 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
8 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
8 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
8 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved