Bebani Negara, Kebocoran Solar Subsidi Tak Boleh Terjadi

Rabu, 22 Agustus 2018 - 22:40 WIB
Bebani Negara, Kebocoran...
Bebani Negara, Kebocoran Solar Subsidi Tak Boleh Terjadi
A A A
JAKARTA - Maraknya penggunaan solar bersubsidi oleh kalangan industri disesalkan sejumlah pihak. Salah satunya pengamat ekonomi Universitas Sumatra Utara (USU) Wahyu Ario Pratama.

Menurut Wahyu, kebocoran seharusnya tidak boleh terjadi karena memiliki dampak yang sangat serius. "Beban subsidi bisa membengkak dan akan membebani keuangan negara," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima, Rabu (22/8/2018).

Dia menilai, kebocoran terjadi karena lemahnya pengawasan. Peraturan memang sudah ada, namun implementasinya yang lemah, terutama di tingkat daerah.

Berdasarkan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) Nomor 01 Tahun 2013 tentang Tentang Pengendalian Penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM), harusnya yang berwenang melakukan pengawasan adalah BPH Migas yang berkoordinasi dengan Pemda setempat.

Wahyu menekankan, peraturan tersebut dengan tegas sudah melarang kalangan industri menggunakan solar bersubsidi. Termasuk di dalamnya truk-truk pertambangan dan perkebunan. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, diindikasikan adanya truk tambang dan kelapa sawit yang memakai BBM yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat.

"Kebocoran terjadi, tentu karena ada kerja sama antara pihak penyalur dan pengusaha. Seharusnya BPH Migas bisa mendeteksi kebocoran tersebut. Jika terbukti ada SPBU yang melakukan pelanggaran, harus diberi sanksi tegas," ujar Wahyu.

Wahyu mengungkapkan potensi kebocoran saat ini tinggi, seiring dengan terus naiknya harga minyak dunia yang sekarang sudah mendekati angka USD80 per barel, yang sudah pasti diikuti dengan kenaikan harga solar bagi kalangan industri. Dalam kondisi demikian, tentu pengusaha akan mencari alternatif untuk menekan membengkaknya biaya produksi, antara lain melalui BBM.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Diminta Bijak...
Pemerintah Diminta Bijak Sikapi Permintaan Tambahan Kuota Solar Subsidi
Subsidi Solar Bisa Terpengaruh?...
Subsidi Solar Bisa Terpengaruh? Menteri ESDM Ubah Formula Harga Dasar Jenis BBM Tertentu
B50 Mulai Berjalan 1...
B50 Mulai Berjalan 1 Juli 2026, Harga Solar Dipastikan Tidak Berubah
Pembelian Pertalite...
Pembelian Pertalite dan Solar Dibatasi 120 Liter, Ini Kata Menteri ESDM
Alokasi Biodiesel Tahun...
Alokasi Biodiesel Tahun 2022 Naik jadi 10,1 Juta Kiloliter
Menteri ESDM Sebut Industri...
Menteri ESDM Sebut Industri Nakal Penyebab Solar Subsidi Langka
Berita Terkini
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
17 menit yang lalu
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
45 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Percepat Distribusi Pertalite 19 SPBU di Bogor
1 jam yang lalu
Rombak Aturan, Purbaya...
Rombak Aturan, Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor Senjata hingga Anjing Pelacak
1 jam yang lalu
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
2 jam yang lalu
Sinergi BSI dan BPJS...
Sinergi BSI dan BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja
11 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved