Cara China Hadapi Gelombang Kedua Tarif Impor Tinggi AS

Sabtu, 25 Agustus 2018 - 01:11 WIB
Cara China Hadapi Gelombang...
Cara China Hadapi Gelombang Kedua Tarif Impor Tinggi AS
A A A
BEIJING - Pemerintah China menegaskan menyiapkan aksi balasan terhadap gelombang kedua kebijakan tarif impor yang diterapkan Amerika Serikat (AS), Kamis kemarin. Hal ini disampaikan Menteri Keuangan Liu Kun yang menerangkan, China menanggapi langkah-langkah AS dengan "cara yang tepat".

"Tentu saja, nilai impor barang-barang China tidak sama dengan nilai impor barang-barang AS. Kami akan mengambil langkah-langkah tarif sesuai dengan situasi ini," jelas Liu Kun yang mengaku sedangkan berusaha untuk memastikan bahwa perusahaan yang beroperasi di negara tersebut tidak terjebak dalam situasi merugikan.

Dia menegaskan langkah yang diambil tetap mengedepankan perusahaan asal China, sehingga tidak berdampak buruk. "Ketika mengambil langkah-langkah, kami berusaha sekuat tenaga untuk tidak merugikan kepentingan bisnis asing di China. Itulah mengapa tindakan tarif kami ditargetkan untuk menghindari mempengaruhi mereka sebanyak yang kami bisa," paparnya.

Liu juga menegaskan, sejatinya China tidak ingin terlibat perang dagang dengan AS. Namun faktanya ketegangan perdagangan antara AS dan China semakin memanas, dimana hal itu terlihat saat masing-masing pihak memberlakukan tarif 25% pada produk satu sama lain senilai USD50 miliar

"Tiongkok tidak ingin terlibat dalam perang dagang, tetapi kami akan dengan tegas menanggapi tindakan yang tidak masuk akal yang dilakukan oleh Amerika Serikat. Jika Amerika Serikat tetap dengan langkah-langkah ini, kami akan melakukan tindakan untuk melindungi kepentingan kami," terang dia seperti dilansir BBC.

Sambung dia mengatakan bahwa, sejauh ini, dampak dari deretan tarif perdagangan pada ekonomi China belum signifikan. Tetapi Ia menambahkan bahwa pengeluaran pemerintah akan ditingkatkan untuk mendukung pekerja yang terkena dampak tarif.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
China Menyerah? Xi Jinping...
China Menyerah? Xi Jinping Sebut Tak Ada Pemenang dalam Perang Dagang Melawan AS
Apakah Trump 2.0 Bikin...
Apakah Trump 2.0 Bikin Perang Dagang Memanas? China Cari Win-win Solusi
Hadapi Tekanan Ganda,...
Hadapi Tekanan Ganda, Perang Dagang Hantam Jantung Ekonomi China
Tarif Tinggi AS Bakal...
Tarif Tinggi AS Bakal Menampar Impor dari China hingga Rp286,5 Triliun
Kinerja ALMI Terpukul...
Kinerja ALMI Terpukul Kondisi Perekonomian Global
Solusi Xi Jinping untuk...
Solusi Xi Jinping untuk Ekonomi China Berisiko Picu Perang Dagang Baru
Berita Terkini
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
12 menit yang lalu
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
2 jam yang lalu
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
2 jam yang lalu
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
2 jam yang lalu
Thailand Week 2026 Kembali...
Thailand Week 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pasar Bilateral
2 jam yang lalu
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
3 jam yang lalu
Infografis
AS Mulai Bagikan Info...
AS Mulai Bagikan Info Intel Ruang Angkasa Sensitif China-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved