PT PII Optimistis Raih Nilai Penjaminan Rp42 Triliun Tahun Ini

Kamis, 30 Agustus 2018 - 18:01 WIB
PT PII Optimistis Raih...
PT PII Optimistis Raih Nilai Penjaminan Rp42 Triliun Tahun Ini
A A A
JAKARTA - PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) optimistis tahun ini dapat meraih nilai penjaminan (guarantee value) mencapai Rp42 triliun dari nilai proyek Rp220 triliun. PII juga meyakini tahun depan dapat meraih nilai penjaminan yang lebih besar.

Direktur Utama PT PII Armand Hermawan mengatakan, meskipun nilai proyeknya besar, namun penjaminan yang dilakukan tidak untuk keseluruhan. Proyek baru yang akan dijamin adalah melakukan penyiapan dan pendampingan transaksi dalam proyek KPBU Jalan Non-Tol Lintas Timur Sumatera dan Jalan Nasional Riau, Kereta Api Makassar-Parepare, dan satelit multifungsi.

Peran perseroan diyakini akan semakin berkembang dengan adanya perluasan mandat seperti pendampingan transaksi untuk diterima pasar, menjamin komitmen pemerintah, lalu peran baru penjaminan non-KPBU (Kerja Sama Pemerintah Badan Usaha).

"Investor akan sangat butuh penjaminan proyek terutama di tahun politik saat ini. Kami justru menjadi deal breaker yang dibutuhkan pemerintah dan investor," ujar Armand di Jakarta, Kamis (30/8/2018).

Dia mengatakan, perluasan peran sebagai pendamping transaksi membuat PII harus semaksimal mungkin membuat proyek tersebut diterima pasar. Sementara, sebagai penjamin, PII akan menjaga komitmen pemerintah agar investor tidak dirugikan.

Direktur Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan Infrastruktur (PDPI) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Freddy Saragih mengatakan, pembangunan dan pengembangan melalui skema KPBU memiliki keuntungan yang sangat besar.

Selain keunggulan dari pendekatan analisis biaya yang meliputi seluruh umur proyek, juga lebih mendorong kepastian penyelesaian proyek yang lebih cepat karena swasta baru akan menerima pembayaran dari pemerintah. Begitu juga mengenai risiko pembengkakan biaya operasional, dengan menggunakan skema KPBU risiko otomatis ditanggung oleh badan usaha.

"Jadi melalui skema KPBU ini, pemerintah daerah akan dibebaskan dari risiko utang maupun risiko kemungkinan terjadinya kegagalan," kata Freddy.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Garuda Indonesia Butuh...
Garuda Indonesia Butuh Endorse Erick Thohir agar Dapat Penjaminan PT PII
Jamkrindo Hadirkan Semangat...
Jamkrindo Hadirkan Semangat Kebangsaan di Geopark Ciletuh
PT Jamkrindo Syariah...
PT Jamkrindo Syariah Lakukan Penjaminan Pembiayaan Program PEN
Cuma UMKM yang Penuhi...
Cuma UMKM yang Penuhi Kriteria Bisa Dapat Penjaminan Kredit
UMKM Raih Sokongan Penjaminan...
UMKM Raih Sokongan Penjaminan Kredit Rp340 Triliun
Di Tengah Pandemi, PT...
Di Tengah Pandemi, PT PII Tetap Fokus Jangkau Masyarakat
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
8 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
8 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
9 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
9 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
9 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved