Sri Mulyani Tekankan Pembiayaan Utang Dikelola dengan Aman

Selasa, 04 September 2018 - 18:46 WIB
Sri Mulyani Tekankan...
Sri Mulyani Tekankan Pembiayaan Utang Dikelola dengan Aman
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memastikan bahwa pemerintah sudah mengelola utang dengan baik. Hal itu dikarenakan, menurutnya utang tersebut dialokasikan untuk kegiatan produktif dalam membangun perekonomian Indonesia.

"Tadi ada yang menanyakan masalah utang dengan tren peningkatan pembiayaan utang dalam kurun waktu 2015-2018. Dapat disampaikan penjelasan sebagai berikut. APBN terdiri dari sisi penerimaan, belanja, dan pembiayaan (termasuk utang) merupakan instrumen untuk mengelola perekonomian dengan fungsi alokasi, distribusi, dan stabilitasi," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (4/9/2018).

Menurutnya, perekonomian Indonesia dihadapkan pada penurunan harga-harga komoditas global secara drastis yang menghantam dunia usaha dan menekan penerimaan negara, baik dalam bentuk perpajakan maupun nonpajak. Namun terang mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu membangun infrastruktur tertinggal serta memperbaiki sumber daya manusia Indonesia sangat mendesak, serta pengurangan kemiskinan dan kesenjangan antar daerah merupakan prioritas yang tidak dapat ditunda.

"Dalam rangka mengelola tekanan global dan menjalankan program pembangunan yang prioritas dan strategis tersebut, APBN melakukan fungsi stabilisasi, alokasi dan distribusi dengan menetapkan defisit APBN yang meningkat di atas 2% dari PDB," jelasnya.

Sambung dia menjelaskan, meskipun meningkatkan angka defisit APBN, berarti penambahan utang negara secara nominal rupiah. Namun, defisit APBN tetap dijaga di bawah batas yang ditetapkan oleh Undang-Undang Keuangan Negara. "Dengan likuiditas global yang longgar, suku bunga global yang masih sangat rendah, serta tingkat inflasi dalam negeri yang stabil rendah, pembiayaan utang dapat dikelola dengan aman," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Utang Pemerintah Membengkak,...
Utang Pemerintah Membengkak, Februari 2021 Tembus Rp6.361 Triliun
Prabowo Bakal Tarik...
Prabowo Bakal Tarik Utang Baru Rp781 Triliun di 2026, Ekonom Ungkap Kunci Klaim Aman
Fantastis! Utang AS...
Fantastis! Utang AS Capai Rp510 Kuadriliun, Tiap Orang Tanggung Rp1,5 Miliar
Waduh! Utang Pemerintah...
Waduh! Utang Pemerintah Capai Rp8.353 T, Dekati Level Berbahaya
Utang Negara Rp6.570,17...
Utang Negara Rp6.570,17 Triliun Bisa Dibayar Lewat Pajak, Ekonom: Terlalu Sederhana
Duh, Beban Utang Pemerintah...
Duh, Beban Utang Pemerintah Sudah Sangat Mengkhawatirkan!
Berita Terkini
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
14 menit yang lalu
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
1 jam yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
2 jam yang lalu
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
2 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
3 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
4 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved