Pacu Pertumbuhan Ekonomi Nasional Lewat Perusahaan Startup

Kamis, 06 September 2018 - 18:12 WIB
Pacu Pertumbuhan Ekonomi...
Pacu Pertumbuhan Ekonomi Nasional Lewat Perusahaan Startup
A A A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) aktif mendorong tumbuhnya pelaku usaha rintisan digital (startup) di dalam negeri. Upaya ini untuk mengajak generasi muda Indonesia agar mengikuti perkembangan teknologi di era revolusi industri 4.0 guna memacu pertumbuhan ekonomi nasional.

“Jadi, diharapkan semakin banyak startup, kita sadar terhadap pentingnya infrastruktur digital yang menjadi ciri penerapan revolusi industri 4.0, seperti cloud computing untuk mendukung bisnisnya,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto seusai meresmikan pembukaan Workshop Cloud Computingdi Kemenperin, Jakarta, Kamis (6/9/2018).

Oleh karena itu, menurut Menperin, pihaknya menggandeng perusahaan startup ternama PT. Amazon Web Service Indonesia. “Dengan kami pilih startup yang bisa ‘dikomersialkan’ ini, akan membuat para peserta menjadi semangat,” ujarnya.

Workshop Cloud Computing merupakan kegiatan awal dari serangkaian agenda Making Indonesia 4.0 Startup yang diluncurkan oleh Kemenperin. Sebanyak 100 peserta mengkuti lokakarya yang berlangsung selama dua hari, tanggal 6-7 September 2018. Kompetisi inovasi teknologi yang dilaksanakan hingga November 2018 ini akan memacu daya saing industri kecil dan menengah (IKM) nasional.

“Program ini juga bertujuan untuk membangun ekosistem inovasi, sehingga sejalan dengan roadmap Making Indonesia 4.0. Kami meyakini generasi milenial Indonesia memiliki banyak potensi di bidang startup,” tutur Airlangga.

Menperin menegaskan, pihaknya semakin rajin meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) guna mendukung pengembangan industri nasional. SDM terampil menjadi salah satu kunci penerapan ekonomi digital secara inklusif.

“Banyak program yang sudah kami buat untuk anak muda, misalnya mendorong technopark seperti Apple Academy. Selain itu bekerja sama dengan berbagai perusahaan, seperti NTT Communication serta melibatkan banyak kelompok masyarakat dan new entrepreneur. Ini yang harus kita masifkan ke publik sehingga masyarakat mengetahui peluangnya begitu besar di era digital,” paparnya.

Perjalanan revolusi industri generasi keempat ini sama dengan revolusi industri sebelumnya, yakni mengubah cara pandang dalam berkegiatan atau proses produksi. “Tentu ini yang kita terus dorong agar semua sadar bahwa industri, aplikasi, atau servis dengan menggunakan teknologi akan terjadi akselerasi dalam pertumbuhan ekonomi,” imbuhnya.

Guna membangun industri manufaktur yang kokoh, Indonesia akan fokus pada lima sektor utama untuk penerapan awal dari teknologi revolusi industri 4.0, yaitu industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, kimia dan elektronika. Sementara itu, teknologi digital yang perlu diterapkan, antara lain Internet of Things, robotic, printer 3D, big data analysis, cloud computing, artificial intelligence, machine learning, wearable augmented, virtual reality, danautomation.

Di samping itu, melalui kegiatan Making Indonesia 4.0 Startup, bisa menjadi ajang sosialisasi mengenai implementasi industri 4.0 di Tanah Air serta menjembatani hasil inovasi anak bangsa untuk kebutuhan di sektor industri manufaktur. “Revolusi industri 4.0 merupakan era di mana terjadi konektivitas secara nyata antara manusia, mesin, dan data,” jelas Airlangga.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Teknologi Digital Datangkan...
Teknologi Digital Datangkan Cuan, Sektor Industri Jangan Gaptek
Kemenperin Ajak Tech...
Kemenperin Ajak Tech Startup Indonesia Kembangkan Ekosistem Industri 4.0
Kemenperin Bikin Inovasi...
Kemenperin Bikin Inovasi Digital Cegah Pencemaran Lingkungan
Dukung Industri 4.0...
Dukung Industri 4.0 Kemenperin Ingin Perbanyak SDM Kompeten Digital
Berbagai Terobosan Berbasis...
Berbagai Terobosan Berbasis Sumber Daya Demi Masa Depan Tak Terbatas
Gelar Inovasi Produk...
Gelar Inovasi Produk dan Kompetisi Barista: Kemenperin Perkenalkan Susu Kacang Mede Lokal Pertama di Indonesia
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
43 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
58 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved