Pelemahan Rupiah Berpotensi Menggerus Cadangan Minyak

Jum'at, 07 September 2018 - 20:45 WIB
Pelemahan Rupiah Berpotensi...
Pelemahan Rupiah Berpotensi Menggerus Cadangan Minyak
A A A
JAKARTA - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD), khususnya dalam beberapa pekan terakhir dikhawatirkan bisa berdampak terhadap sektor minyak dan gas bumi (migas). Pasalnya dengan rupiah yang mendekati level Rp15.000, bakal membuat impor minyak PT Pertamina menjadi sangat mahal.

"Bahwa saat ini dengan harga minyak di atas USD70 per barel dan dolar mencapai angka Rp15.100 akan membuat masalah untuk Pertamina. Masalah utama apabila harga minyak di atas USD74 per barel dan dolar Rp15.100, maka Pertamina akan tidak mampu melakukan impor untuk kemudian bakal menggerus cadangan minyak kita," ujar Ketua Gerakan Nasional Energi untuk Bangsa, M Nur Fikri di Jakarta, Jumat (7/9/2018).

Oleh sebab itu menurutnya, Pertamina harus mempunyai pemimpin yang memiliki integritas kuat. Lebih terang dia, BUMN Migas harus bisa menghadapi tantangan industri migas saat ini, demi menjadi perusahaan kelas dunia.

"Oleh karena itu diperlukan dirut yang memiliki integritas dan harus yang kuat dan berani mengatakan tidak untuk kepentingan kelompok yang mengambil keuntungan tidak sehat untuk Pertamina dan direktur harus fokus untuk menyelesaikan masalah dan tantangan Pertamina untuk menjadi perusahaaan kelas dunia yang menguntungkan bangsa Indonesia," jelasnya

Selain itu, terang dua, pemerintah melalui Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus profesional dalam membuat kebijakan agar memberikan keuntungan untuk bangsa ini. "Dan pemerintah melalui menteri BUMN harus profesional dan membuat kebijakan strategis untuk Pertamina sebagai BUMN terbesar di Indonesia agar dapat memberikan keuntungan sebesar-besarnya untuk bangsa Indonesia," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cadangan Minyak Rusia...
Cadangan Minyak Rusia Habis 59 Tahun Lagi, Bagaimana dengan RI?
Darurat Cadangan Minyak...
Darurat Cadangan Minyak Strategis
Rusia Temukan Deposit...
Rusia Temukan Deposit Minyak Sangat Besar di Arktik
Tanpa Ladang Baru, Cadangan...
Tanpa Ladang Baru, Cadangan Minyak RI hanya Sampai 10 Tahun
Waduh! Cadangan Minyak...
Waduh! Cadangan Minyak RI Diproyeksi Hanya Bertahan Maksimal 10 Tahun
Nasib Minyak Indonesia:...
Nasib Minyak Indonesia: Berjaya di Zaman Soeharto, Kini Jadi Net Importir
Berita Terkini
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
1 menit yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
17 menit yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
24 menit yang lalu
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
28 menit yang lalu
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
1 jam yang lalu
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
1 jam yang lalu
Infografis
Bina Siswa Nakal di...
Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institut: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved