Pengelolaan Ekonomi Indonesia Tidak Ada Istilah Untung Atau Rugi

Senin, 10 September 2018 - 22:36 WIB
Pengelolaan Ekonomi...
Pengelolaan Ekonomi Indonesia Tidak Ada Istilah Untung Atau Rugi
A A A
JAKARTA - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan, Bappenas, Bank Indonesia (BI) membahas asumsi makro pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019 bersama Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat.

Ketua Komisi XI DPR, Melchias Markus Mekeng dari Fraksi Partai Golkar itu, mempertanyakan posisi penerimaan negara saat terjadi pelemahan rupiah seperti kondisi saat ini.

"Kira-kira sumber penerimaan negara kita dengan kurs yang bergejolak begini berdampak pada penerimaan negara enggak? Intinya, apakah dengan kurs naik, pemerintah untung?," tanya Mekeng di Gedung DPR, Jakarta, Senin (10/9/2018).

Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan dalam pengelolaan ekonomi Indonesia, tidak ada istilah untung atau rugi. Pengelolaan ekonomi menggunakan instrumen APBN.

"Jadi Kalau APBN sehat, kita menggunakan instrumen itu untuk menjaga ekonomi lebih baik. Artinya, kita tidak menggunakan untung atau rugi, karena ini sering dipelintir," jelasnya.

Menurutnya, setiap pelemahan rupiah terhadap USD mempengaruhi penerimaan negara dan belanja negara. Dari Rp100 pelemahan terhadap USD, maka penerimaan negara naik sebesar Rp4,7 triliun dan belanja negara juga tumbuh sebanyak Rp3,1 triliun.

"Akan tetapi kenaikan penerimaan kita lebih tinggi dari belanja. Jadi total balancenya positif Rp1,6 triliun dari kenaikan Rp100 per USD," jelas dia.

Per Agustus 2018, realisasi penerimaan negara sebesar Rp1.152,7 triliun atau 60,8% dari total perkiraan penerimaan negara dalam APBN 2018 sebanyak Rp1.894,7 triliun. Posisi tersebut tumbuh 18,4% dari periode yang sama tahun lalu.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani Pede Pertumbuhan...
Sri Mulyani Pede Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I/2020 Capai 4,5%
Tok! DPR Setujui Pertanggungjawaban...
Tok! DPR Setujui Pertanggungjawaban APBN 2019
Proyeksi Ekonomi Kuartal...
Proyeksi Ekonomi Kuartal II/2020 Direvisi Lagi, Sri Mulyani: Minus 3,8%
Sri Mulyani Siapkan...
Sri Mulyani Siapkan Dana Pemulihan Ekonomi Akibat Corona Rp641,17 Triliun
Pangkas Proyeksi, Sri...
Pangkas Proyeksi, Sri Mulyani: Ekonomi RI Jadi Minus 4,3% di Kuartal II-2020
Sri Mulyani Proyeksi...
Sri Mulyani Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,5% di Kuartal I/2020
Berita Terkini
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
46 menit yang lalu
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
56 menit yang lalu
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
1 jam yang lalu
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
2 jam yang lalu
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
4 jam yang lalu
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
12 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved