Rupiah Tembus Rp15.100, IHSG Jatuh 68,33 Poin
Kamis, 04 Oktober 2018 - 10:30 WIB
Rupiah Tembus Rp15.100, IHSG Jatuh 68,33 Poin
A
A
A
JAKARTA - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) di pasar spot, Kamis (4/10) hingga ke level Rp15.156 per USD, membuat IHSG tersungkur di awal dagang.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk 68,33 poin atau 1,16% pada pukul 10.10 WIB, setelah dibuka melemah 20,14 poin alias 0,34% ke level 5.847,6. Rabu kemarin, IHSG ditutup jatuh 0,13% atau 7,88 poin ke level 5.867,74.
Delapan dari sembilan indeks sektoral bergerak di zona merah dengan tekanan utama pada sektor aneka industri, jatuh -1,74% dan infrastruktur melemah -1,71%. Hanya sektor pertanian yang bergerak sendiri di zona hijau dengan kenaikan tipis 0,03%.
Dari 431 saham yang diperdagangkan, 218 tertekan, 112 tetap dan 101 menguat. Nilai transaksi saham Rp2,16 triliun dari 3,77 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing -Rp216,39 miliar, dengan aksi jual asing Rp579,36 miliar dan aksi beli asing Rp362,97 miliar.
Sementara, mayoritas bursa Asia dibuka melemah merespons kenaikan Wall Street. Melansir dari CNBC, Kamis (4/10), indeks Nikkei 225 kehilangan 0,16% pada pagi hari, sementara indeks Topix naik 0,36%, setelah pengumuman kerja sama Toyota dan Softbank sehingga saham Toyota naik 1,26% dan saham Softbank naik 1,9%.
Kospi Korea Selatan merosot 1,04% pada pagi hari, menyusul laporan berita Gubernur Bank Korea Lee Ju-yeol mengisyaratkan kemungkinan kenaikan suku bunga pada Oktober. Indeks Hang Seng Hong Kong juga kehilangan 1,44% pada awal perdagangan. ASX 200 Australia memperpanjang kenaikan dengan naik 0,64%, berkat keunggulan sektor keuangan 1,06%. Pasar China ditutup untuk liburan Golden Week.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk 68,33 poin atau 1,16% pada pukul 10.10 WIB, setelah dibuka melemah 20,14 poin alias 0,34% ke level 5.847,6. Rabu kemarin, IHSG ditutup jatuh 0,13% atau 7,88 poin ke level 5.867,74.
Delapan dari sembilan indeks sektoral bergerak di zona merah dengan tekanan utama pada sektor aneka industri, jatuh -1,74% dan infrastruktur melemah -1,71%. Hanya sektor pertanian yang bergerak sendiri di zona hijau dengan kenaikan tipis 0,03%.
Dari 431 saham yang diperdagangkan, 218 tertekan, 112 tetap dan 101 menguat. Nilai transaksi saham Rp2,16 triliun dari 3,77 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing -Rp216,39 miliar, dengan aksi jual asing Rp579,36 miliar dan aksi beli asing Rp362,97 miliar.
Sementara, mayoritas bursa Asia dibuka melemah merespons kenaikan Wall Street. Melansir dari CNBC, Kamis (4/10), indeks Nikkei 225 kehilangan 0,16% pada pagi hari, sementara indeks Topix naik 0,36%, setelah pengumuman kerja sama Toyota dan Softbank sehingga saham Toyota naik 1,26% dan saham Softbank naik 1,9%.
Kospi Korea Selatan merosot 1,04% pada pagi hari, menyusul laporan berita Gubernur Bank Korea Lee Ju-yeol mengisyaratkan kemungkinan kenaikan suku bunga pada Oktober. Indeks Hang Seng Hong Kong juga kehilangan 1,44% pada awal perdagangan. ASX 200 Australia memperpanjang kenaikan dengan naik 0,64%, berkat keunggulan sektor keuangan 1,06%. Pasar China ditutup untuk liburan Golden Week.
(ven)
Lihat Juga :