Darmin Ungkap Perbedaan Pemerintahan Jokowi dengan Pendahulunya

Selasa, 23 Oktober 2018 - 13:05 WIB
Darmin Ungkap Perbedaan...
Darmin Ungkap Perbedaan Pemerintahan Jokowi dengan Pendahulunya
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian, Darmin Nasution, mengungkap perbedaan cara kerja dan strategi pembangunan pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Jokowi-JK) dengan para pendahulunya.

Darmin mengatakan, pemerintahan Jokowi-JK seimbang mengerjakan antara sisi permintaan dan pemasukan (demand side dan supply side). Pemerintahan Jokowi tidak hanya fokus pada sektor moneter semata, melainkan juga membangun infrastruktur hingga sumber daya manusia (SDM).

"Apa yang membedakan strategi pembangunan di jaman pemerintahan Jokowi-JK dengan yang dulu-dulu. Pemerintahan Jokowi-JK itu seimbang mengerjakan supply dan demand side. Kalau demand side itu yang diutak-atik itu moneter saja. Tapi supply side itu membangun infrastruktur, membangun SDM, dan persoalan pertanahan," katanya di acara Konferensi Pers 4 Tahun Kerja Pemerintahan Jokowi-JK di Gedung Setneg, Jakarta, Selasa (23/10/2018).

Jika keduanya dikerjakan seimbang, sambung dia, maka kemajuan suatu bangsa akan terwujud dalam bentuk transformasi struktural. Jadi, masyarakat di sektor pertanian tidak harus pindah ke sektor industri namun bisa bertransformasi menjadi sektor pertanian yang lebih baik.

"Kita sebenarnya ada pada satu titik, kita siap melakukan transformasi ekonomi tanpa harus memindahkan orang dari pertanian ke industri. Tapi kita bisa mentransformasikan kegiatan pertanian lebih baik dari subsistance menjadi komersial. Karena infrastrukturnya ada. Transformasi ekonomi adalah kata kunci dari kemajuan dalam bidang ekonomi," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PKM Level 4 Berlanjut,...
PKM Level 4 Berlanjut, Menko Airlangga: Pemerintah Siapkan Insentif Tambahan
Boot Penuh Lumpur, Airlangga...
Boot Penuh Lumpur, Airlangga Blusukan ke Sawah Tinjau Smart Farming di Klaten
Rakor Terbatas Kementerian...
Rakor Terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Zulhas Blak-blakan soal...
Zulhas Blak-blakan soal Bahlil Ditawari Prabowo Jadi Menko Ekonomi
Luhut Sebut Indonesia...
Luhut Sebut Indonesia Negara Tujuan Investasi Nomor 4 di Dunia
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
7 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
7 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
8 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
8 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
9 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
9 jam yang lalu
Infografis
20 PTN dengan Peminat...
20 PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved