Ini Alasan Sri Mulyani Patok Rupiah Rp15.000 per USD

Rabu, 31 Oktober 2018 - 22:32 WIB
Ini Alasan Sri Mulyani...
Ini Alasan Sri Mulyani Patok Rupiah Rp15.000 per USD
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mematok nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp15.000 per USD pada RUU APBN 2019. Dan keputusan itu sudah disahkan DPR dalam kerangka Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2019.

Sri Mulyani mengungkapkan alasan nilai tukar rupiah dipatok Rp15.000 per USD. Hal ini dikarenakan adanya sentimen negatif dolar terhadap rupiah. Terutama kondisi ekonomi global masih mengancam sehingga menimbulkan keluarnya arus dana asing dari dalam negeri.

"Rupiah masih dalam posisi undervalued. Tekanan timbulkan sentimen negatif, meski ada potensi untuk stabil dan bertahan. Kita paham bahwa saat ini banyak bank sentral harus melakukan adjustment (suku bunga acuan)," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (31/10/2018).

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Suahasil Nazara menilai penetapan nilai tukar kurs rupiah masih sangat aman dan tidak terlalu memberatkan. "Dalam kontes daya beli, kurs kita undervalue. Tapi indikator ini masih tetap aman," jelasnya.

Sementara itu, untuk pertumbuhan ekonomi di tahun depan ditargetkan sebesar 5,3%, begitu juga dengan inflasi yang sebesar 3,5%, tingkat suku bunga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) tiga bulan 5,3%, harga minyak mentah Indonesia USD70 per barel, dan lifting gas 1,25 juta barel setara minyak per hari.

Nilai tukar rupiah ini mengalami perubahan menjadi Rp15.000 per USD dari sebelumnya dalam Nota Keuangan RAPBN 2019 sebesar Rp14.400 per USD. Lifting minyak juga mengalami perubahan menjadi 775.000 barel per hari dari sebelumnya 750.000 barel per hari.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani Patok Kurs...
Sri Mulyani Patok Kurs Rupiah Rp15.300 di Tahun Depan
Sri Mulyani Sentil Orang...
Sri Mulyani Sentil Orang Indonesia Saat Rupiah Hampir Rp16 Ribu: Sukanya Melihat Nominal
Sri Mulyani: Kupon Surat...
Sri Mulyani: Kupon Surat Utang Kita Lebih Baik Dibanding Brazil
Sri Mulyani Buka-bukaan...
Sri Mulyani Buka-bukaan soal Penyebab Rupiah Melemah
Rupiah Tembus Rp15.000...
Rupiah Tembus Rp15.000 per Dolar, Ini Kata Sri Mulyani
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
50 menit yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
1 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
1 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
2 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
3 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
3 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved