Sri Mulyani: Kupon Surat Utang Kita Lebih Baik Dibanding Brazil

Selasa, 16 Juni 2020 - 16:47 WIB
loading...
Sri Mulyani: Kupon Surat...
Foto/Ilustrasi/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa indikator keuangan dari yield government bonds sudah membaik. Indonesia lebih baik dibandingkan dengan negara lain seperti, negara di Amerika latin yang naik tinggi, semisal Brazil yang yield-nya ada di kisaran 16,62%.

"Indonesia mulai membaik ke 10,4%," kata Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (16/6/2020. ( Baca: IHSG Ditutup Menguat Dekati Level 5.000 Saat Bursa Asia Terkerek Naik )

Selain itu, Sri juga memandang bahwa kondisi nilai tukar rupiah saat ini lebih baik dibanding sebelumnya. Saat ini, rupiah sudah menyentuh level Rp14.000.

Menurut Sri, penguatan rupiah bisa dijadikan momen untuk memulihkan perekonomian. Mengingat, pertumbuhan ekonomi bakal terkoreksi di kuaratal II dan III.

"Ini kondisi yang kita coba gunakan sentimen positif untuk bisa membalikkan pemulihan ekonomi, terutama di kuartal ketiga karena kuartal kedua hampir mau selesai," kata Sri Mulyani.

Dia mengatakan, meskipun masih ada koreksi pada nilai tukar rupiah , itu masih dalam batas kewajaran. Hal ini dikarenakan pemerintah terus menyusun skema untuk pemulihan ekonomi Indonesia.

"Untuk nilai tukar Indonesia, koreksi sangat wajar jika dibandingkan negara lain. Jadi stabilitas makro dan confidence bisa membalikkan pemulihan ekonomi, terutama di kuartal III," jelasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Rekomendasi
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Berita Terkini
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Infografis
Timnas AMIN Ingin Hadirkan...
Timnas AMIN Ingin Hadirkan Sri Mulyani dan Tri Rismaharini di MK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved