Dapat Dana Rp6,4 Triliun, Merpati Siap Mengudara Lagi Tahun Depan

Senin, 12 November 2018 - 14:07 WIB
Dapat Dana Rp6,4 Triliun,...
Dapat Dana Rp6,4 Triliun, Merpati Siap Mengudara Lagi Tahun Depan
A A A
JAKARTA - PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) menyatakan siap mengudara kembali pada 2019 mendatang. Karena maskapai pelat merah ini telah mendapatkan sokongan dana sebesar Rp6,4 triliun.

Presiden Direktur Merpati, Asep Ekanugraha, mengatakan komitmen pendanaan tersebut berasal dari investor dalam negeri bernama Intra Asia Corpora. Investor tersebut terafiliasi dengan Asuransi Intra Asia dan PT Cipendawa.

"Kami berkeyakinan dan optimis bakal kembali terbang di tahun depan. Semua persiapan, terutama dana operasional, sudah kami dapatkan komitmennya," katanya di Jakarta, Senin (12/11/2018).

Kendati demikian, kata dia, keputusan Merpati mengudara kembali akan sangat tergantung dari proses sidang Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang dijadwalkan pada 14 November 2018. Jika dalam sidang PKPU tersebut Merpati dinyatakan layak untuk bangkit lagi.

"Salah satu langkah kami untuk bisa membuat Merpati kembali terbang adalah dengan debt restrukturisasi. Langkah kami ini dikuatkan dengan mitra kami yang sudah sepakat akan mengucurkan dana untuk Merpati beroperasional kembali," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) saat ini tengah berusaha mencari investor untuk menghidupkan kembali PT Merpati Airlines (Persero). Hal tersebut menjadi satu-satunya jalan untuk merestrukturisasi BUMN maskapai perintis tersebut agar tidak dicoret dari daftar perusahaan pelat merah.

Betapa tidak, saat ini utang Merpati mencapai Rp10,7 triliun. Tunggakan pesangon untuk mantan karyawan pun hingga kini belum dilunasi, yaitu Rp365 miliar dari total tunggakan Rp461 miliar. Direktur Utama PPA Henry Sihotang mengungkapkan, Merpati pun kini sudah tidak memiliki aset sama sekali. Aset pesawat yang tersisa hampir 90% sudah tidak layak terbang.

"Kalau mengharapkan PMN sudah tidak mungkin, utang Merpati mencapai Rp10,7 triliun, sementara aset pesawatnya sudah tidak layak terbang. Sekitar 90% yang sudah tidak layak," katanya saat berbincang dengan media belum lama ini.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sah! Merpati Airlines...
Sah! Merpati Airlines Resmi Dinyatakan Pailit
Erick Thohir Ungkap...
Erick Thohir Ungkap Alasan Pembubaran Merpati Airlines
Bangkrut, Merpati Airlines...
Bangkrut, Merpati Airlines Tinggalkan Utang Rp10,9 Triliun
Intip Sejarah Merpati...
Intip Sejarah Merpati Airlines, Maskapai Kebanggaan yang Kini Bangkrut
Jokowi Resmi Bubarkan...
Jokowi Resmi Bubarkan Merpati Airlines, Segini Pesangon Eks Karyawan
PP Diteken Jokowi, Maskapai...
PP Diteken Jokowi, Maskapai Merpati Nusantara Airlines Resmi Bubar
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
22 menit yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
1 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
1 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
1 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
2 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Pendapatan Arab Saudi...
Pendapatan Arab Saudi dari Pelaksanaan Haji Rp248,2 Triliun Per Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved