Indonesia Suarakan Perdagangan Bebas yang Adil di KTT ASEAN

Senin, 19 November 2018 - 22:37 WIB
Indonesia Suarakan Perdagangan...
Indonesia Suarakan Perdagangan Bebas yang Adil di KTT ASEAN
A A A
JAKARTA - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT ASEAN) dengan negara mitra seperti China, Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat, India dan Rusia di Singapura, yang berakhir pekan lalu, dimanfaatkan Indonesia untuk mengembangkan penguatan kerja sama di kawasan Indo-Pasifik.

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, mengatakan pertemuan negara-negara ASEAN dengan 6 negara mitra bertujuan mewujudkan Indo-Pasifik sebagai kawasan yang lebih aman, stabil dan sejahtera.

Karena itu, dalam pertemuan dengan India, ASEAN sepakat meningkatkan nilai perdagangan kedua pihak menjadi USD200 miliar pada tahun 2022. "Penyelesaian perundingan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) berpotensi untuk mencapai target perdagangan ASEAN-India pada 2022," ujar Enggar dalam keterangan yang diterima, Senin (19/10/2018).

Selain target penyelesaian RCEP pada 2019, para Kepala Negara ASEAN dan India juga menyoroti kerja sama konektivitas di kawasan Indo-Pasifik melalui berbagai inisiatif, antara lain bidang infrastruktur dan konektivitas digital yang diharapkan meningkatkan stabilitas keamanan dan kesejahteraan di kawasan.

Sementara itu, dalam pertemuan dengan AS, Indonesia menyuarakan kembali pentingnya memperkuat sistem perdagangan yang bebas, adil dan inklusif. Menurut Mendag, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa berbagai kerja sama ASEAN-AS bukanlah zero sum game, tetapi saling menguntungkan.

AS sendiri merupakan mitra dagang terbesar ketiga ASEAN. Tercatat perdagangan ASEAN dengan AS pada 2017 naik 10% dengan jumlah USD 233,1 miliar. Nilai investasi dari AS tercatat USD5,4 miliar pada tahun yang sama dan menjadikan AS sebagai sumber investasi keempat terbesar di ASEAN.

Sedangkan pada pertemuan ASEAN+3 (China, Jepang dan Korea Selatan), keterlibatan Indonesia diharapkan menjadi bagian dari solusi global dan komitmen meningkatkan kerja sama yang lebih erat untuk mewujukan Asia Timur dan Asia Tenggara yang stabil dan sejahtera.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Blok Perdagangan Terbesar...
Blok Perdagangan Terbesar di Dunia Terbentuk, Apakah Kepanjangan Tangan China?
Menanti Dampak Perdagangan...
Menanti Dampak Perdagangan Bebas ASEAN Plus
Siapkah Kita Menghadapi...
Siapkah Kita Menghadapi Perdagangan Bebas ASEAN Plus?
ASEAN, China, Jepang...
ASEAN, China, Jepang Bersatu Siap Kuasai Ekonomi
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Perdagangan Bebas ASEAN...
Perdagangan Bebas ASEAN Plus Disepakati, Apindo: Peluang Dongkrak Ekspor!
Berita Terkini
Mengenang Rachmat Gobel,...
Mengenang Rachmat Gobel, Zulkifli Hasan: Indonesia Kehilangan Sosok Pejuang
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Berkilau...
Harga Emas Antam Berkilau Sambut Akhir Pekan, Naik Rp17 Ribu jadi Rp2.650.000/Gram
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Merayap Naik ke 5.936, Transaksi Awal Cetak Rp629 M
2 jam yang lalu
Daftar 7 Negara OPEC+...
Daftar 7 Negara OPEC+ yang Buka Keran Minyak, Intip Angkanya
3 jam yang lalu
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
4 jam yang lalu
Kapal Tanker Pertamina...
Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz, Komitmen Jaga Pasokan Energi Nasional
13 jam yang lalu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved