Bio Farma Makin Gencar Pasarkan Produk di Negara Muslim

Selasa, 20 November 2018 - 19:11 WIB
Bio Farma Makin Gencar...
Bio Farma Makin Gencar Pasarkan Produk di Negara Muslim
A A A
JAKARTA - PT Bio Farma (Persero) akan terus meningkatkan pemasaran produknya di negara-negara Islam. Salah satunya dengan mengikuti tahapan demi mendapatkan Pre-Qualification WHO yang merupakan persyaratan pemenuhan standar mutu, keamanan dan keampuhan produk untuk penggunaan secara internasional.

"Di negara OKI sendiri dari sekitar 57 negara anggota hanya ada 7 negara yang memiliki pabrik vaksin dan hanya ada 2 pabrik yang diakui Badan Kesehatan Dunia, tapi satu pabrik di Senegal itu hanya memproduksi satu vaksin saja. Yellow fever vaksin untuk kebutuhan Afrika Barat, Afrika Tengah," ujar Direktur Utama Bio Farmates Rahman Roestan di Jakarta, Selasa (20/11/2018).

Sambung dia menambahkan, Industri tidak dapat mengajukan sertifikasi PQ-WHO apabila Badan POM d inegaranya belum terkualifikasi, sehingga baik Industri dan Regulator dalam hal ini BPOM keduanya harus dinilai kualifikasinya sesuai standar WHO. "Baik dalam standar dokumen, quality system, quality manajemen, fasilitas dan SDM-nya," terang dia.

Bio Farma Indonesia sendiri diterangkan, kini telah memiliki sekitar 12 produk vaksin yang sudah mendapatkan Pre Kualifikasi dari Badan Kesehatan Dunia WHO sejak 1997. Sehingga produk-produk tersebut telah dipasarkan secara international.

"Tahun ini produk kami sudah masuk ke lebih dari 140 negara, dan 49 diantaranya negara anggota OKI. Dalam pertemuan besok 21-22 November juga akan dibahas mengenai Harmonisasi Kriteria Halal produk Obat dan Vaksin di negara anggota OKI," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bukannya Untung, Dua...
Bukannya Untung, Dua BUMN Farmasi Ini Justru Buntung Saat Pandemi
Ada Vaksin, Industri...
Ada Vaksin, Industri Farmasi Kembali Sehat Tahun Depan
Upaya Holding BUMN Farmasi...
Upaya Holding BUMN Farmasi Memperkenalkan Sejumlah Tantangan Perusahaan
Kembangkan Obat Hemofilia,...
Kembangkan Obat Hemofilia, Bio Farma Gandeng Produsen Farmasi Inggris
Optimalkan Kilang, Pertamina...
Optimalkan Kilang, Pertamina Gandeng Kimia Farma Produksi Bahan Baku Farmasi
Produksi BBO Paracetamol,...
Produksi BBO Paracetamol, Bio Farma Bakal Tekan Impor Bahan Baku Farmasi
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
6 jam yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
6 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
6 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
6 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved