Belum Ada Kilang dan Pabrik Petrokimia Terbangun, Jokowi Galau

Kamis, 29 November 2018 - 13:01 WIB
Belum Ada Kilang dan...
Belum Ada Kilang dan Pabrik Petrokimia Terbangun, Jokowi Galau
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) galau lantaran selama empat tahun pemerintahan, belum ada kilang dan pabrik petrokimia yang terbangun. Hal ini mengingat, produksi minyak dan gas di Tanah Air yang terus menurun.

Dia mengatakan, Singapura yang tidak memiliki sumber daya alam sebanyak Indonesia telah memiliki pabrik petrokimia dan kilangnya pun jalan. Sementara Indonesia, hingga saat ini pabrik petrokimia yang ada hanya Chandra Asri.

"Presiden pun galau, karena sudah empat tahun jadi presiden belum ada yang jadi pembangunan kilang. Di Singapura, angin saja impor tapi petrokimia jalan, kilang jalan. Kita petrokimia berapa? Sekarang ada masuk dari Taiwan (rencana pabrik petrokimia) tapi kayak yoyo (maju mundur)," katanya dalam acara Pertamina Energi Forum di Hotel Raffles, Jakarta, Kamis (29/11/2018).

Menurutnya, produksi minyak dan gas di Tanah Air terus mengalami penurunan lantaran sumur-sumur minyak yang ada sebagian besar sudah tua. Akibatnya, Indonesia banyak mengimpor minyak dan membuat neraca transaksi berjalan (current account deficit/CAD) menjadi defisit.

"CAD kita sangat terpengaruh dengan impor minyak. CAD kita tahun ini akan dekat USD24 miliar tahun lalu USD17 miliar. Tujuannya adalah me-minimize impor oil kita karena CAD kita," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kilang Pertamina Catatkan...
Kilang Pertamina Catatkan Kinerja Kinclong di Awal Tahun 2021
Erick Thohir: Industri...
Erick Thohir: Industri Petrokimia RI Tidak Berkembang
Sektor Pengolahan dan...
Sektor Pengolahan dan Petrokimia Pertamina Lampaui Target RKAP
Genjot Optimasi dan...
Genjot Optimasi dan Efisiensi, Kinerja KPI di 2022 Lampaui Target
Luhut: Masa Depan Bisnis...
Luhut: Masa Depan Bisnis Migas Ada di Kilang & Petrokimia
Perkuat Industri Nasional,...
Perkuat Industri Nasional, Petrokimia Gresik Kaji Bangun Pabrik Asam Nitrat & Amonium Nitrat
Berita Terkini
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
7 menit yang lalu
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
1 jam yang lalu
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
1 jam yang lalu
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
3 jam yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
3 jam yang lalu
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
4 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved