Generali Indonesia Fokus Bidik Segmen Milenial

Kamis, 29 November 2018 - 23:08 WIB
Generali Indonesia Fokus...
Generali Indonesia Fokus Bidik Segmen Milenial
A A A
JAKARTA - PT Asuransi Generali Indonesia pada tahun depan akan fokus membidik segmen milenial. Saat ini, perseroan sudah memiliki beberapa produk untuk milenial seperti Produk Gemilang dan Insurance Protection Linked Auto Navigation (iPLAN Syariah).

CEO Generali Indonesia, Edy Tuhirman, mengatakan dari total nasabah Generali Indonesia, sekitar 50% merupakan nasabah milenial. "Ke depan, kami akan terus fokus ke arah sana, karena generasi milenial ini pasti terus bertumbuh. Dari total saat ini 50% dan tentunya tahun depan pasti meningkat," optimisme Edy saat kunjungan ke Redaksi Koran Sindo di Jakarta, Kamis (29/11/2018).

Dia memaparkan, sejak awal tahun 2015, perseroan telah mengeluarkan produk ungulan yang cocok untuk kaum muda dan untuk kalangan tingkat ekonomi bawah. Produk Gemilang cukup dengan premi mulai dari Rp100.000 perbulan, masyarakat sudah bisa memiliki asuransi plus investasi.

"Gemilang ini untuk kaula muda, sudah ada sejak 3 tahun lalu. Dan akan terus kami kembangkan. Produk-produk ini kami peruntukan bagi yang muda dan berani," pungkasnya. Adapun untuk iPLAN Syariah, masyarakat hanya perlu membayarkan Rp10.000 per hari atau Rp300.000 per bulan.

Hingga kuartal III-2018, Perseroan telah mencatatkan pendapatan premi sebesar Rp2,14 triliun. Angka tersebut mengalami penurunan 6,9% dari periode sama di tahun 2017 sebesar Rp2,30 triliun.

Penurunan pendapat premi karena perubahan fokus bisnis perusahaan dari single premium menjadi regular premium. Sebelumnya, komposisi single premium sebesar 40% di kuartal III-2017 lalu. Pada kuartal III-2018 menjadi 25%. Sedangkan untuk regular premium dari 60% menjadi 75%.

Dia pun merinci, dari pendapatan premi kuartal III-2018 sebesar Rp2,14 triliun tersebut, sekitar 75% diantaranya merupakan pendapatan premi dari produk unitlink. Sisanya sebesar 25% bersumber dari produk non unitlink.

Adapun untuk jalur distribusi, Edy mengaku jalur keagenan masih berkontribusi besar sekitar 49%. Sementara bancaasurance sebesar 35% dan group sebesar 16%.

Terkait agen, saat ini Generali Indonesia telah memiliki sekitar 11.000 agen. Tahun depan, dirinya mengincar agensi dapat tumbuh dikisaran 20%-30%. "Jalur agen, kami berharap bisa tumbuh lagi. Kalau bancaasurance sekarang kan kami sudah bekerjasama dengan 8 perbankan. Tahun depan, harapannya bisa ada tambahan 4 perbankan lagi," urainya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Setahun diluncurkan,...
Setahun diluncurkan, Kinerja RoboARMS Capai 22% di Atas IHSG
Bisnis Asuransi Mulai...
Bisnis Asuransi Mulai Dilirik Manager Terkena PHK saat Pendemi Covid-19
Pecah Rekor Sejak Beroperasi...
Pecah Rekor Sejak Beroperasi Tahun 2008, Generali Indonesia Cetak Laba Tertinggi
Asuransi Generali Bayar...
Asuransi Generali Bayar Klaim Covid Sebesar Rp32,9 Miliar
Permudah Nasabah, Generali...
Permudah Nasabah, Generali Indonesia Luncurkan Telemedicine Dokter Leo
Asuransi Generali Sudah...
Asuransi Generali Sudah Bayarkan Klaim Covid-19 Rp10,9 Miliar
Berita Terkini
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
19 menit yang lalu
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
53 menit yang lalu
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
1 jam yang lalu
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
1 jam yang lalu
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
2 jam yang lalu
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
2 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved