Pertemuan Trump-Jinping Membawa Hal Positif Terhadap Rupiah

Senin, 03 Desember 2018 - 16:53 WIB
Pertemuan Trump-Jinping...
Pertemuan Trump-Jinping Membawa Hal Positif Terhadap Rupiah
A A A
JAKARTA - Awal Desember menjadi kabar baik bagi nilai tukar rupiah, selain arus modal yang masuk (capital inflow), "gencatan senjata" atas konflik dagang Amerika Serikat dan Republik Rakyat China meredakan kekhawatiran investor.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Senin (3/12/2018) dibuka menguat. Indeks Bloomberg mencatat rupiah dibuka bertenaga 31 poin ke level Rp14.280 per USD, dimana pada Jumat pekan lalu di level Rp14.301 per USD.

Menanggapi ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani, mengatakan pertemuan G20 yang mempertemukan Presiden AS Donald Trump dan juga Presiden RRC Xi Jinping membuat rupiah menguat. Hal ini seiring kepercayaan investor yang positif terhadap mata uang NKRI.

"Kita ada di dalam suasana global, dimana keterbukaan ekonomi mengalami dinamika termasuk nilai tukar rupiah. Sebelumnya, kebijakan The Fed memberikan sentimen yang kuat dan luar biasa kepada dolar AS. Itu berdampak terhadap kurs di negara lainnya," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Senin (3/12/2018).

Dan sekarang, seiring kepercayaan investor dan meredanya kekhawatiran konflik dagang, Sri Mulyani mengatakan tetap akan menjaga APBN di tahun 2019. Pasalnya, di tahun ini, gejolak ekonomi global telah mempengaruhi ekonomi Indonesia. Meski demikian, gejolak ini bisa dilalui dengan cukup baik.

"Jadi kita akan mengombinasikan masalah fiskal dan moneter, tetap berkomunikasi untuk menjaga APBN tetap sehat," katanya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani Akui Stabilitas...
Sri Mulyani Akui Stabilitas Rupiah Masih Hadapi Tantangan
Sri Mulyani Sentil Orang...
Sri Mulyani Sentil Orang Indonesia Saat Rupiah Hampir Rp16 Ribu: Sukanya Melihat Nominal
Cerita Sri Mulyani di...
Cerita Sri Mulyani di Balik Penerbitan Uang Khusus Rp75.000
Rupiah Terpuruk, Sri...
Rupiah Terpuruk, Sri Mulyani: Masih Lebih Perkasa Dibandingkan Ringgit
Sri Mulyani: Uang Khusus...
Sri Mulyani: Uang Khusus Rp75.000 Bukan Tambahan Likuiditas
Dunia Habiskan Ratusan...
Dunia Habiskan Ratusan Kuadriliun Rupiah Lawan Dampak Covid-19
Berita Terkini
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
5 menit yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
2 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
5 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
5 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
15 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
16 jam yang lalu
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved