Perbaikan Harga Kopra Jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 03 Desember 2018 - 23:05 WIB
Perbaikan Harga Kopra...
Perbaikan Harga Kopra Jadi Perhatian Pemerintah
A A A
KOTAMOBAGU - Pemerintah sedang berupaya menstabilkan harga kopra yang sedang terpuruk, sehingga petani kelapa didorong untuk terus optimistis. Wakil Wali Kota Kota Kotamobagu Nayodo Koerniawan mengutarakan, jatuhnya harga kopra sudah dibahas dalam rapat bersama Bappeda Sulawesi Utara (Sulut) beberapa waktu lalu.

“Harga kopra sementara diperjuangkan oleh pemerintah provinsi, pada rapat lalu bersama Bappeda se Sulut sudah disampaikan. karena hal ini juga menyangkut kesejahteraan masyarakat petani. Sekarang Wagub ada di Belanda, karena ternyata pembeli kopra terbesar itu ada di Belanda,” ungkap Nayodo Koerniawan di Kotamobagu, Senin (3/12/2018).

Menurutnya para petani kelapa harus dapat bertahan dengan harga saat ini serta tidak putus asa, sembari menunggu harga kopra kembali stabil. “Petani harus bersabar dan tetap melakukan panen kelapa seperti biasanya, bertahan dulu dengan harga sekarang, mudah-mudahan hasilnya sudah ada dan harganya akan normal kembali,” pintanya.

Beberapa bulan terakhir harga kopra memang terjun bebas. Harga salah satu komoditas andalan di Sulawesi Utara yang penduduknya sebagian besar adalah petani kopra itu membuat para petani rugi. Sementara meski harga terus kopra turun, upah pekerja dibayar tetap. Harga kopra di pasaran saat ini bertengger di kisaran Rp2.700 per kilo gram (kg).

“Jika dihitung biaya operasional petani pun tak akan mampu tertutupi. Turunnya harga kopra sangat berdampak pada ekonomi petani. Harga sangat berpengaruh pada hasil panen. Bayar pekerja mahal, pengeluaran tidak sebanding dengan pemasukan,” kata Nurdin Mokodompit salah satu petani Kopra di Kotamobagu.

Akibatnya, kata Nurdin, banyak para petani kopra sekarang ini tidak mau lagi mengolah buah kelapa menjadi kopra. “Kami merasa rugi, hasil dari jual kopra tidak dapat menutupi biaya pengolahan, justru kami rugi,” ujarnya.

Dijelaskan selama kurang lebih 12 tahun, Ia sudah menjadi petani kelapa. Meskipun harganya tidak menentu, namun jika dilihat dari tahun-tahun sebelumnya, harga kopra pada tahun ini yang paling anjlok. “Awalnya Rp9 ribu per kg, kemudian turun Rp6 ribu, turun lagi hingga Rp3 ribu dan sekarang yang paling turun hingga 2 ribuan,” keluhnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Parigi Moutong...
Petani Parigi Moutong Dimotivasi untuk Budidaya Jagung di Lahan Perkebunan Kelapa
Kebutuhan Benih Perkebunan...
Kebutuhan Benih Perkebunan Bersertifikat Meningkat, Mentan Dorong Metode Kekinian
Jabar Luncurkan Rintisan...
Jabar Luncurkan Rintisan Usaha Petani Milenial Bidang Perkebunan
Ekspor Pertanian dan...
Ekspor Pertanian dan Perkebunan Tembus Rp300 Triliun
Melihat Peluang Sektor...
Melihat Peluang Sektor Hilirisasi Pertanian-Perkebunan di Bunex 2024
Drone Canggih DJI Agras...
Drone Canggih DJI Agras T100 dan T25P Masuk Indonesia, Tawarkan Presisi Tinggi
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
23 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
46 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved