Bidik Pasar Asia, Indonesia Ekspor Bantalan Rel ke Filipina

Rabu, 23 Januari 2019 - 15:01 WIB
Bidik Pasar Asia, Indonesia...
Bidik Pasar Asia, Indonesia Ekspor Bantalan Rel ke Filipina
A A A
BANDUNG - Indonesia mulai mengekspor bantalan rel dengan penambat rel KA-clip ke Filipina sebanyak lima kontainer atau 345 set. Ekspor tersebut diharapkan semakin membuka pasar Indonesia di tingkat Asia.

Ekspor bantalan rel dilakukan hasil kerja sama PT Pindad (Persero), PT Inka Multi Solusi Trading (IMST), dan PT Wika Beton. Kendati demikian, produk tersebut akan menjalani uji lintasan, untuk kemudian digunakan di Manila bila memenuhi syarat.

Direktur Bisnis Produk Industrial Pindad Heru Puryanto mengatakan, bila seluruh proses uji berjalan dengan baik, proyek kerja sama Pindad, IMST dan Wika ini diharapkan dapat berkelanjutan. Sehingga produk Indonesia bisa mendukung peningkatan transportasi di sana.

"Mohon doanya, semoga produk-produk hasil sinergi BUMN ini bisa lolos uji track dan hasilnya memuaskan user. Potensi pasarnya untuk ekspor sangat besar di Filipina, selain itu potensi juga terbuka untuk Bangladesh Railway," ujar Heru, Rabu (23/1/2019).

Pindad, kata dia, mengirimkan sistem penambat rel KA-Clip yang merupakan patent anak bangsa. KA-Clip merupakan rel penambat hasil penelitian bersama antara Pindad dan PT KAI. KA-Clip telah terbukti kualitasnya karena telah digunakan oleh PT KAI di sepanjang rel di Indonesia.

KA-Clip telah mengalami berbagai tahapan uji dan proses yang panjang. Di antaranya uji tarik shoulder, uji torsi shoulder, uji angkat spring clip, uji rail pad, uji gaya longitudinal, uji beban berulang dan uji gaya lateral. Selain KA-Clip, Pindad juga telah memproduksi penambat rel lainnya seperti DE-Clip dan E-Clip. Kapasitas produksi sistem penambat rel di Pindad sendiri mencapai 1 juta per tahun.

Direktur Utama IMST I Gede Agus Prayatna mengatakan, program ini merupakan sasaran awal untuk mendapatkan peluang pekerjaan yang lebih besar. Proyek dibidik adalah jalur utama di Manila yang diperkirakan mencapai 300 hingga 400 km.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wow, Inka Akan Bangun...
Wow, Inka Akan Bangun Jalur Kereta Sepanjang 1.023 Kilometer di Afrika
Inka akan Bangun Jalur...
Inka akan Bangun Jalur Kereta Api Hubungkan Mali dan Senegal
INKA Kirim Kereta Ukur...
INKA Kirim Kereta Ukur ke LRT Jabodebek, Fungsinya?
Garap Proyek Konstruksi,...
Garap Proyek Konstruksi, Waskita Beton Gandeng Perusahaan Jepang
Mengungkap Perbedaan...
Mengungkap Perbedaan PT KAI, KCIC, dan PT Inka di Balik Kemajuan Sektor Perkeretaapian
Detail si Maung Mobil...
Detail si 'Maung' Mobil Rantis Buatan Pindad
Berita Terkini
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
1 jam yang lalu
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
2 jam yang lalu
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
4 jam yang lalu
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
5 jam yang lalu
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
5 jam yang lalu
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
6 jam yang lalu
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved